Sabtu, 29 November 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

Penjualan Condotel Mercure Legian Bali Capai 95%

M. Kholikul Alim   -   Sabtu, 27 April 2013, 15:45 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, JAKARTA --Realiisasi penjualan Condotel Mercure Legian Bali, kondotel yang dikembangkan oleh PT Budi Prima Realty, telah mencapai 95%. 

Tony Eddy, Project Marketing & Investment Consultant Condotel Mercure Legian Bali, mengatakan keberhasilan penjualan terletak pada penyusunan strategi pemasaran. 

"Per April 2013 penjualan Condotel Mercure Legian Bali telah 95% terjual. Karena properti merupakan produk invetasi, maka dibutuhkan pendekatan invetasi dan marketing yang tepat agar produk dapat diterima investor," ujarnya, Sabtu (27/4/2013). 

Eddy menambahkan pengembang harus bisa meyakinkan dan memprediksi kapan condotel tersebut akan mencapai break even point. Menurutnya, hubungan antara harga jual dan harga sewa per malam saat condotel beroperasi haruslah sebanding dan masuk akal. 

Sebagai informasi, Condotel Mercure Legian Bali dikembangkan di atas lahan seluas 7.200 meter persegi. Proyek tersebut digawangi oleh Brasali Group selaku pengembang, Accor Group Malaysia-Indonesia selaku hotel operator, dan Tonny Eddy& Associates sebagai project marketing & investment consultant. 

Project Manager Mercure Legian Bali Rudy Pratikto menyebut pembangunan proyek tersebut telah mencapai 20%. Sementara topping off diprediksi berlangsung akhir tahun ini. 

"Soft opening dilakukan Agustus 2014, sedangkan hand over direncanakan pada Oktober 2014," terangnya.


Source : Bunga Citra Arum

Editor : Endot Brilliantono

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.