Sentul City Kembangkan 10 Kluster di 2014

PT Sentul City Tbk. berencana memulai pengembangan 10 kluster baru pada 2014 guna melengkapi pengembangan kawasan terpadu Sentul City.
Oktaviano DB Hana | 09 Februari 2014 18:21 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - PT Sentul City Tbk. berencana memulai pengembangan 10 kluster baru pada 2014 guna melengkapi pengembangan kawasan terpadu Sentul City.

Wakil Direktur Utama Andrian Budi Utama mengatakan pada 2014 pihaknya menargetkan penjualan (marketing sales) sebesar Rp2 triliun. Jumlah tersebut meningkat dari total penjualan tahun lalu, yakni Rp1,5 triliun dan naik tajam dibandingkan perolehan di 2012 yang  hanya Rp600 miliar.

Untuk itu, dia menegaskan pada tahun 2014 perseroan akan mulai pengembangan dan pembangunan sejumlah proyek di Sentul City dengan alokasi belanja modal (capital expenditure) mencapai Rp800 miliar.

“Di tahun 2014 kami akan meluncurkan 10 cluster baru di Sentul City. Juga akan membangun apartemen, kondotel, office dan lain-lain,” katanya dalam keterangan resmi yag diterima Bisnis, Minggu (9/2/2014).

Dia menyatakan guna melengkapi kawasan pengembangan tersebut pihaknya baru saja meresmikan fasilitas pusat perbelanjaan Giant Ekstra di central business district (CBD) Sentul City. Giant Ekstra Sentul City memiliki luas area ritel sekitar 21.000 meter persegi dan menghadirkan 30 tenant.

Menurutnya, hingga saat ini CBD Sentul City sudah dibangun di atas lahan seluas 8 hektar dengan investasi sebesar Rp2 triliun. Adapun, dalam rencana pengembangan CBD tersebut akan menggunakan total lahan hingga 30 hektar.

Direktur Sentul City Hartan Gunadi mengatakan penyediaan fasilitas pusat perbelanjaan tersebut merupakan bagian dari komitmen Sentul City guna menjadi ikon baru di selatan Jakarta. Pada tahun lalu, jelasnya, pihaknya telah membangun fasilitas wisata Pasar Apung, bekerjasama dengan PT Pertamina Bina Medika menyaediakan Rumah Sakit Pertamedika Sentul, fasilitas hiburan Jungleland dan pembangunan Universitas Trisaksti.

Tag : kluster
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top