Awal 2018, Gedung Perkantoran Senilai Rp4 Triliun Berdiri di Kawasan Kuningan

PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk. terus mempercepat penyelesaian kontrak pembangunan sejumlah gedung. Salah satunya proyek pembangunan gedung World Capital Tower (WCT) di Mega Kuningan, Jakarta setinggi 54 lantai.
Ipak Ayu H Nurcaya | 29 Agustus 2017 09:13 WIB
World Capital Tower (WCT) di Mega Kuningan, Jakarta - skyscarpecity

Bisnis.com, JAKARTA – PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk. mempercepat penyelesaian kontrak pembangunan sejumlah gedung. Salah satunya proyek pembangunan gedung World Capital Tower (WCT) di Mega Kuningan, Jakarta setinggi 54 lantai.

Saat ini perusahaan sudah menyelesaikan pembangunan struktur 52 lantai gedung WCT tersebut pada Mei 2017 lalu. Sedangkan dua lantai lainnya saat ini tengah dalam penyelesaian desain crownnya.

"Sampai Agustus ini progres pembangunan WCT sudah mencapai 70%. Sesuai kontrak, proyek ini akan diserahkan kepada pemilik pada awal tahun 2018," kata Johan Halim, Sekretaris Perusahaan PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk., Selasa (29/8/2017).

WCT sendiri dimiliki Pollux Properties, salah satu perusahaan properti dunia yang berbasis di Singapura. WCT akan digunakan untuk perkantoran yang dilengkapi dengan ruang ritel serta sarana hiburan berkelas international.

Johan mengatakan, selama lebih dari tiga dasawarsa terjun ke bisnis kontruksi nasional, perusahaan telah berhasil membangun sejumlah gedung yang kemudian menjadi ikon nasional. Contohnya gedung Bursa Efek Indonesia dan BCA Tower di sekitar Bundaran Hotel Indonesia.

"NKE didirikan untuk menjadi bagian dari kemajuan sektor kontruksi nasional. Kami bersyukur selama 35 tahun ini perusahaan terus bertumbuh semakin besar dan menjadi rumah bagi ribuan karyawan," tutur Johan.

Sebelumnya, Chief Executife Officer Pollux Properties Nico Po mengatakan pembangunan gedung perkantoran tersebut mempunyai visi besar sebagai pusat keuangan dunia.

“Kami targetkan kuartal II tahun depan rampung, saat ini kami terus melakukan road show ke berbagai perusahaan bidang perbankan, industri asuransi, dan telekomunikasi. Sambutan mereka sangat baik” katanya.

Nico mengklaim hasil dari perjalanan mengajak para perusahaan nasional dan multinasional tersebut, World Capital kini sudah terisi 35%. Pollux membagi dua metode penjualan yakni 40% untuk lepas jual dan 60% untuk sewa.

Harga sebelum pajak untuk ruang perkantoran yang dijual adalah Rp60 juta per m2 sedangkan untuk yang disewakan perusahaan memberikan tarif Rp295 per m2.

World Capital Tower dibangun di atas lahan seluas 70.000m2 dengan nilai investasi Rp4 triliun. Gedung perkantoran kelas A ini akan menjadi bangunan mewah dengan ketinggian 244,3 m dan menyediakan berbagai fasilitas seperti ruang parkir tertutup, kemanan 24 jam, dan berbagai fasilitas penunjang kegiatan berkantor.

Tag : perkantoran
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top