Konsumen Properti Perlu Cerdas Sebelum Membeli Hunian

Country Manager Rumah.com, Wasudewan mengatakan ketika mempromosikan hunian baik residensial maupun apartemen, biasanya pengembang menjanjikan berbagai fasilitas, mulai dari fasilitas hunian itu sendiri sampai fasilitas pendukung, seperti pusat belanja, club house, fasilitas rekreasi, dan lain-lain.
Anitana Widya Puspa | 30 Agustus 2017 11:53 WIB
Perumahan - Ilustrasi/Bisnis

JAKARTA - - Persoalan yang timbul antara pengelola gedung bertingkat dan konsumen properti diharapkan dapat menjadi pembelajaran, supaya konsumen bisa bersikap cerdas dan sudah sepatutnya harus lebih aktif dalam mencari informasi.  

Country Manager Rumah.com, Wasudewan mengatakan ketika mempromosikan hunian baik residensial maupun apartemen, biasanya pengembang menjanjikan berbagai fasilitas, mulai dari fasilitas hunian itu sendiri sampai fasilitas pendukung, seperti pusat belanja, club house, fasilitas rekreasi, dan lain-lain.  

"Dengan regulasi perbankan di sektor properti, mungkin saja pengembang mengabaikan fasilitas-fasilitas yang pernah dijanjikannya itu untuk menekan biaya. Maka dari itu, sebaiknya konsumen menkgonfirmasi hal tersebut kepada pengembang agar mendapat kejelasan fasilitas apa saja yang akan didapatkan ketika menempati rumah/apartemen," katanya Selasa (29/8). 

Salah satu langkah lain yang perlu dilakukan, adalah membuat perjanjian dengan developer terkait ketepatan waktu serah terima dan kualitas bangunan sebelum melakukan booking fee. Dalam banyak kasus, ada juga pengembang yang membangun produk yang tak sesuai janji atau justru menipu dan membawa kabur uang konsumen. 

Oleh karenanya, sangat penting bagi konsumen untuk lebih selektif saat menjatuhkan pilihan terhadap satu developer ketika hendak membeli properti khususnya rumah.

Tag : rumah
Editor : Asep Dadan Muhanda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top