Sinarmas Land Bentuk Konsorsium Dengan Jepang, Investasikan US$260 Juta

Sinarmas Land melalui PT Bumi Serpong Damai akan membentuk perusahaan patungan PT BSD Diamond Development.
Anitana Widya Puspa | 01 Oktober 2017 16:16 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA -- Sinarmas Land melalui PT Bumi Serpong Damai akan membentuk perusahaan patungan PT BSD Diamond Development.

Perusahaan patungan itu dibentuk guna mengembanhkan proyek mixed-use yang rencananya diluncurkan dalam waktu dekat di atas lahan seluas 19 ha.

Ishak Chandra, CEO Strategic Development & Services Sinarmas Land mengatakan perusahaan kerja sama yang terdiri atas lima perusahaan yang dipimpin oleh Mitsubishi Corporation akan mengembangkan kawasan mixed-use premium di BSD City.

"Selain itu, mitra lainnya adalah Hanshin Electric Railway Corporation, Nishi-Nippon Railroad Corporation, and Keikyu Corporation, mereka merupakan perusahaan transportasi dengan pengalaman panjang dalam mengembangkan properti berorientasi transit, "katanya melalui keterangan resmi, dikutip Minggu (1/10/2017).

Ishak mengatakan proyek kolaborasi ini diproyeksikan memerlukan investasi lebih dari U$D260 juta. Konsorsium imemiliki fitur JOIN, yaitu bagian investasi dari Kementerian Tata Ruang dan Infrastruktur.

Rencananya proyek mixed-use ini akan merangkum 1.000 unit rumah tapak dan toko.

Ishak menambahkan, kerja sama ini mencerminkan tingginya kepercayaan investor asing untuk mengembangkan kawasan BSD City yang memiliki pertumbuhan pasar potensial dan lokasi strategis.

BSD City merupakan salah satu proyek andalan Sinarmas Land dengan area pengembangan secara keseluruhan mencapai 5.950 hektare.

Adapun Mitsubishi Corporation merupakan perusahaan Jepang yang bergerak di beberapa bidang di antaranya otomotif, komoditas, dan bisnis properti.

Kehadiran Mitsubishi juga memberikan nilai tambah bagi produk BSD City. Konsep produk dan kualitas teknologi yang dimiliki Mitsubishi juga menjadi salah satu keunggulan bagi pengembangan produk-produk BSD khususnya dan pasar properti Indonesia secara keseluruhan.

“Kami dan Mitsubishi yakin pertumbuhan ekonomi Indonesia akan stabil dan didukung oleh jumlah masyarakat kelas menengah yang besar sehingga permintaan properti akan terus meningkat ke depannya,” tambah Ishak.

Tren pasar properti saat ini pun berkembang ke arah luar Jakarta dan menciptakan kawasan hunian baru dengan permintaan tinggi.

Selain itu, Sinarmas Land juga berencana memantapkan kerja sama dengan pengembang Jepang lainnya yang telah menjadi mitra selama 25 tahun, Itochu Corporation, melalui proyek terbaru yang telah disiapkan akhir tahun ini.

CEO Commercial Sinarmas Land Hongky J Nantung mengatakan setelah dimulainya konstruksi fisik proyek kerja sama terbaru yakni apartemen Aerium di Taman Permata Buana, Jakarta Barat, pihaknya juga telah kembali menandatangani nota kesepahaman terkait pengembangan proyek baru yang akan diluncurkan akhir tahun ini.

Proyek baru itu sebutnya akan memakan nilai investasi lebih besar dengan menyasar kelas dan lokasi yang berbeda. Bahkan kata dia perusahaan juga telah menyelesaikan akuisisi lahan.

“Setelah 25 tahun bekerja sama kami merasa going strong. Sebelum akhir tahun ini kami pastikan proyek baru itu,” katanya.

Itochu Corporation merupakan perusahaan Jepang yang bergerak di sektor properti juga tekstil, makanan, logam dan mineral, energy dan kimia, dan sektor usaha lainnya.

Kerja sama antara Sinarmas Land dan Itochu telah terbentuk semenjak proyek pertama, Karawang International Industrial City (KIIC) di Karawang.

Selama ini Sinarmas Land tercatat memiliki mitra strategis yang kuat seperti SojitzJapan, Aeon, Itochu-Japan, Mitsubishi Corporation, Hongkong Land serta mitra lokal seperti Kompas Gramedia dan Kalbe.

Tag : bsd city, sinar mas land
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top