GPRA Memilih Fokus di Residensial Tapak dan belum Berencana Revisi Target

PT Perdana Gapura Prima Tbk belum merencanakan merevisi target penjualan akhir tahun senilai Rp600 miliar kendati tak memungkiri bahwa penualan sektor properti belum membaik.
Anitana Widya Puspa | 23 September 2018 23:53 WIB
Ilustrasi/perumahan

Bisnis.com, JAKARTA— PT Perdana Gapura Prima Tbk belum merencanakan merevisi target penjualan akhir tahun senilai Rp600 miliar kendati tak memungkiri bahwa penualan sektor properti belum membaik.

Managing Director GPRA Arvin F. Iskandar mengatakan kedepannya perusahaan juga masih fokus menggarap rumah tapak dengan peluncuran klaster-klaster baru. Pasalnya penjualan yang siklusnya masih stabil adalah rumah tapak di segmen menengah. GPRA juga telah memiliki 3 proyek superblok, namun fokus utamanya adalah tetap di rumah tapak.

“Kami masih fokus kebutuhan rumah tapak, cycle-nya mapan, konsisten penyerapan pasarnya,”katanya kepada Bisnis akhir pekan ini.

Arvin melanjutkan saat ini penjualan terbesar perusahaan disokong oleh perumahan kelas menengah dan bawah di bukit Cimanggu City dan Metro Cilegon. Menurutnya dari target penjualan sebesar Rp600 miliar, perusahaan masih akan melanjutkan untuk memenuhi target kendati hingga kini realisasinya baru 70%--75%.

Adapun untuk medukung penjualan proyek hingga akhir tahun perusahaan akan meluncurkan proyek lanjutan yang sudah ada di Cimanggu City seperti ruko dan rumah dalam bentuk skala kecil dengan luas tanah 90 meter persegi.

Sementara untuk tahun depan, Arvin mengungkapkan belum bisa memastikan target penjualan yang dipatok lantaran masih menunggu kinerja penjualan hingga akhir tahun ini.

“Sampai pemilu yang berlangsung April, investor tetap wait and see dan reluctant, tetapi end user tetap berjalan, penjualan seperti apa nantinya kami akan lihat dulu sampai akhir tahun,”imbuhnya.

Tag : perumahan
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top