Repo Property Gandeng Multifinance, Belum Laku Bisa Kantongi Uang

PT Repo Property menawarkan terobosan baru dengan melibatkan pihak ketiga yakni lembaga keuangan, khususnya multifinance.
Bambang Supriyanto | 19 November 2013 20:23 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - PT Repo Property menawarkan terobosan baru dengan melibatkan pihak ketiga yakni lembaga keuangan, khususnya multifinance.

"Perusahaan multifinance itu yang akan membantu menyelesaikan kebutuhan mendesak dalam bentuk pembiayaan. Dengan terobosan ini, penjual properti bisa mengantongi uang meskipun rumahnya belum laku,” ujar HM Soleh, Direktur Utama PT Repo Properti, dalam keterangan pers, Selasa (19/11).  

Selain itu, sambungnya, agen properti ini menyediakan pembeli properti dengan memberikan opsi beli kembali, sambil menunggu realisasi penjualan propertinya yang biasanya membutuhkan waktu cukup lama.

Namun, Repo Properti tetap menerapkan syarat-syarat sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, seperti melibatkan pihak appraisal dalam menilai harga rumah.

Dia menjelaskan peranan pihak appraisal juga sangat menentukan dengan menaksir apakah harga rumah sesuai dengan besaran uang yang mereka butuhkan.

Karena itu, Soleh semakin yakin dengan terobosan baru ini yang memberikan keuntungan lebih bagi penjual properti dan agen properti berlabel Repo Property dan slogan 5 Hari Kerja Rumah Anda Terjual untuk menawarkan franchise (waralaba) agen properti.  Saat ini PT Repo Properti memiliki 18 franchise di 16 lokasi di Jabodetabek dan dua  lokasi di Bandung, Jawa Barat.

"Dalam waktu dekat ada empat  franchise baru yang berlokasi di Kebayoran Baru, Fatmawati, Gandaria, dan Kebun Jeruk. Selain itu, akan bergabung franchise baru diluar Jabodetabek dan Bandung, yaitu di Batam, Purwokerto, Surabaya, dan Makassar," ujarnya.

Soleh optimistis terobosan Repo Property ini belum banyak dilakukan agen-agen properti lainnya. Selama ini, lanjutnya, skema transaksi properti hanya melibatkan penjual dan pembeli saja tanpa ada kepastian kapan properti tersebut terjual.

Bahkan, yang sering terjadi, penjual properti memakai jasa lebih dari satu agen properti dimana masing-masing agen tidak bisa memberikan jaminan kapan properti tersebut laku terjual.

Sholeh yakin pada  tahun depan akan mampu menjaring 100 franchise. “Ini tak lepas dari keunggulan yang kami miliki yang dapat memberikan tambahan pendapatan bagi pembeli franchise Repo Property, selain pelatihan sistem dan manajemen secara rutin diberikan,” ujarnya.

Adapun upaya untuk menjaring lebih banyak calon pembeli, Repo Properti telah menerbitkan Repo Koran.  Edisi perdana sebanyak 10.000 eksemplar telah terbit pada 14 November lalu dan edisi kedua akan diterbitkan pada Desember nanti dengan tiras 50.000 eksemplar.

Media bulanan ini berisi info-info properti yang menggunakan jasa Repo Property Agent. “Repo Koran ini merupakan salah satu sarana strategi penjualan yang diberikan kepada franchise Repo Property. Ke depan, tidak menutup kemungkinan akan memanfaatkan media online,” ujar Soleh.

Tag : multifinance, pertumbuhan properti, Agen Properti
Editor : Bambang Supriyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top