PP Properti (PPRO) Segera Luncurkan 3 Mal dan 1 Hotel

Guna memacu kontribusi pendapatan berulang PT PP Properti Tbk. (PPRO) segara merencanakan pembukaan tiga pusat ritel dan satu hotel dalam tiga tahun ke depan. Hingga kuartal I/2016 pendapatan berulang perseroan hanya berkontribusi 5% dari total pendapatan.
Ipak Ayu H Nurcaya | 02 Juni 2016 01:30 WIB
Logo PP Properti. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Guna memacu kontribusi pendapatan berulang PT PP Properti Tbk. (PPRO) segara merencanakan pembukaan tiga pusat ritel dan satu hotel dalam tiga tahun ke depan. Hingga kuartal I/2016 pendapatan berulang perseroan hanya berkontribusi 5% dari total pendapatan.

Direktur Komersial & Hospitality PPRO Sinurlinda Gustina mengatakan kontribusi tersebut berasal dari dua hotel yakni Park Hotel Jakarta dan Bandung serta satu mal di Surabaya. Dengan empat proyek baru nantinya persereroan menargetkan akan mencapai pendapatan berulang sebesar 10%.

“Paling dekat kami akan melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan Grand Kamala Lagoon (GKL) Mall di Bekasi senilai Rp130 miliar dan Grand Dharmawangsa Lagoon (GDL) Mall di Surabaya senilai Rp100 miliar. Keduanya akan beroperasi tahun depan,” katanya di Jakarta, Rabu (1/6/2016).

Sinurlinda mengatakan selain GDL Mall, di Surabay PPRO juga akan membangun Grand Sungkono Lagoon senilai Rp100 miliar. Pembangunan pusat ritel di wilayah superblok merupakan strategi utama perseroan untuk menjaga permintaan pasar.

Park Hotel Lombok yang direncanakan beroperasi pada 2019 akan merangkum kira-kira 100 kamar. Hotel yang akan berdiri di atas lahan seluas 6.000 m2 tersebut memiliki nilai investasi Rp100 miliar.

“Kita akan selaras kan dengan misi pemerintah dalam upaya menjaring 20 juta wisatawan datang ke Indonesia,” ujar Sinurlinda.

Menurut Sinurlinda, prospek pusat ritel dan hotel di Indonesia masih peluang besar selagi dibangun pada wilayah yang tepat dan dengan misi yang kuat. Hingga saat ini rerata hotel yang dioperasikan PPRO memiliki tingkat okupansi sebesar 70%.  

Tag : properti
Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top