PP Holding BUMN Perumahan Ditargetkan Terbit Bulan Ini

Pembentukan perusahaan induk atau holding BUMN bidang perumahan ditargetkan rampung akhir tahun ini. Peraturan Pemerintah sebagai landasan hukumnya direncanakan akan terbit Agustus.nn
Emanuel B. Caesario
Emanuel B. Caesario - Bisnis.com 02 Agustus 2016  |  10:46 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Pembentukan perusahaan induk atau holding BUMN bidang perumahan ditargetkan rampung akhir tahun ini. Peraturan Pemerintah sebagai landasan hukumnya direncanakan akan terbit Agustus.

Direktur Pemasaran Perum Perumnas Muhammad Nawir mengatakan, Perumnas saat ini sedang melakukan persiapan secara internal sambil menunggu terbitnya landasan hukum berupa PP bagi holding BUMN perumahan.

Perumnas akan menjadi induk usaha yang membawahi empat BUMN lainnya, yakni PT Pembangunan Perumahan Tbk. (PTPP), PT Adhi Karya Tbk. (ADHI), PT Virama Karya, dan PT Indah Karya.

Nawir mengatakan, beleid tersebut dikabarkan akan diterbitkan pada bulan ini. Hal tersebut penting mengingat butuh waktu yang cukup bagi BUMN-BUMN yang tergabung untuk berkonsolidasi dan mempersiapkan strategi.

“Struktur final harus sudah siap sampai Desember sehingga per 1 Januari 2017 holding ini sudah operasional,” katanya kepada Bisnis, Selasa (2/8/2016).

Holding tersebut melibatkan juga anak usaha dari masing-masing BUMN. Upaya sinergi ini diyakini akan meningkatkan kapasitas BUMN untuk membangun rumah lebih banyak dibandingkan bila berdiri sendiri-sendiri.

“Tahun depan, target pembangunan rumah khusus Perumnas mencapai 36.000 unit. Namun, untuk seluruh holding Kementerian BUMN targetkan 100.000 unit. Ini tentu perlu kerjasama dari seluruh jajaran untuk mengkonsolidasikan sumber daya,” katanya.

Adapun tahun lalu realisasi pembangunan rumah oleh Perumnas sekitar 16.000 unit. Tahun ini, target Perumnas meningkat menjadi 25.978 unit. Sejauh ini, realisasinya sudah mencapai sekitar 11.000 unit, atau tersisa sekitar 15.000 unit lagi.

Perumnas sendiri yakin mampu merealisasikan 36.000 unit tahun depan sebab sepanjang tahun lalu telah menyiapkan land bank yang siap untuk dibangun tahun depan. Perumnas memanfaatkan 30% atau Rp300 miliar dari dana penyertaan modal negara (PMN) tahun lalu sebesar Rp1 triliun.

Tag : perumahan
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top