Lippo Gandeng Mitsubishi Bangun Menara New Port Park

PT Lippo Cikarang Tbk. akan menjalin kerjasama dengan Mitsubishi Corporation kembali untuk pembangunan menara New Port Park di kawasan Orange Country, Rabu, (3/8/2016).
Ipak Ayu H Nurcaya | 02 Agustus 2016 19:39 WIB
Ilustrasi pembangunan apartemen - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – PT Lippo Cikarang Tbk. akan menjalin kerjasama dengan Mitsubishi Corporation kembali untuk pembangunan menara New Port Park di kawasan Orange Country, Rabu, (3/8/2016).

Kerjasama perusahaan patungan antara Lippo dengan Mistubishi merupakan tahap awal setelah menyelesaikan menara kelima Glendale Park berkapasitas 556 unit.

Direktur PT Lippo Cikarang Tbk. (LPCK) Hong Kah Jin mengatakan rencananya menara keenam New Port Park tidak akan jauh berbeda dengan Glendale Park. Bersama Mitsubishi melalui anak usahanya, PT Diamond Realty Indonesia keduanya akan mengembangkan hunian vertikal bernuansa Jepang.

“Dalam beberapa minggu ke depan akan segera kami pasarkan dengan perkiraan jumlah unit 500an dan harga di kisaran Rp18 juta per meter persegi,” katanya saat ditemui di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (2/8).

Hong Kah Jin berharap penjualan dari New Port Park akan membantu perusahaan mencapai target pendapatan pada tahun ini sebesar Rp2,4 triliun. Sementara hingga awal semester II/2016 ini perseroan masih mencatatkan angka penjualan Rp320 miliar.

Penjualan properti LPCK, lanjut Hong Kah Jin, biasanya ramai pada akhir tahun. Dia pun optimis dengan berlakunya kebijakan amnesti pajak dan pelonggaran kredit dari Bank Indonesia, industri properti akan lebih tumbuh hingga akhir tahun ini.

Sebelumnya, LPCK dan PT Diamond Realty Indonesia telah mendirikan perusahaan patungan dengan porsi saham Lippo sebesar 49% dan sisanya milik anak usaha Mitsubishi.

Melalui kerjasama tersebut, LPCK terus merealisasikan rencana pembangunan 12 menara hunian di atas lahan 13,5 hektare. Secara keseluruhan, area Orange County seluas 322 hektare akan dikembangkan dalam jangka waktu selama 12 tahun.

Adapun total investasi ditaksir mencapai Rp250 triliun. Di bagian bawah kompleks apartemen, perusahaan akan membangun pusat perbelanjaan Lippo Mall berkapasitas 390.000 m2.

“Setelah memasarkan New Port Park, kami juga akan mulai memasarkan 1.000 unit apartemen yang akan dibangun dalam dua menara kelas menengah atas di luar kawasan Orange Country,” ujar Hong Kah Jin.

Hong Kah Jin menambahkan apartemen tersebut akan dijual dari mulai harga Rp500 juta. Dengan proyek tersebut, perseoran berharap dapat menjadi pengembang yang dapat menyediakan hunian bagi seluruh segmen masyarakat.

Sementara itu, tak hanya bertumpu pada penjualan hunian LPCK juga menargetkan pendapatan dari kawasan industri seluas 25 hektare dengan nilai Rp500 miliar. Menurut Hong Kah Jin hingga semester I lalu perseroan berhasil mengantongi Rp20 miliar.

“Sebentar lagi kita akan banyak persetujuan dengan investor untuk pembelian lahan industri, kami yakin Rp500 miliar akan kita capai,” katanya.

Tak hanya itu, Hong Kah Jin juga mengklaim perseroan memiliki cadangan lahan seluas 10.000 m2 yang akan dikembangkan dalam proyek kawasan terpadu di wilayah koridor Jakarta Timur. Namun, LPCK masih mencari waktu yang tepat untuk pengembangan lahan tersebut.

Tag : properti
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top