Orang Indonesia Gemar Berinvestasi Properti di Singapura dan Australia. Ini Alasannya

Survei Rumah.com Property Affordability Sentiment Index, mengungkapkan orang Indonesia gemar berinvestasi apartemen di luar negeri, terutama di Singapura yang menjadi incaran utama para investor properti dari Indonesia.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 14 April 2017  |  07:31 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Survei Rumah.com Property Affordability Sentiment Index, mengungkapkan orang Indonesia gemar berinvestasi apartemen di luar negeri, terutama di Singapura yang menjadi incaran utama para investor properti dari Indonesia.

Sedangkan untuk investasi rumah, di Australia lah yang menjadi incaran utama investor Indonesia

Menurut hasil survei tersebut alasan utama mereka membeli properti di luar negeri karena potensi meraih keuntungan yang lebih baik.

Rumah.com Property Affordability Sentiment Index merupakan survei tahunan yang dilakukan oleh Rumah.com bekerja sama dengan lembaga riset Intuit Research, Singapura, dengan total 1.030 responden yang dilakukan pada bulan November-Desember 2016 lalu.

Wasudewan, Country Manager Rumah.com menjelaskan bahwa dengan infrastruktur dan stabilitas keamanan yang baik, tidak mengherankan jika Singapura menjadi pilihan para investor dari Indonesia maupun negara lain di sekitarnya. Karena infrastruktur juga mempengaruhi kualitas gaya hidup masyarakatnya, termasuk para ekspatriat yang menyewa berbagai hunian di Singapura.

“Singapura juga memiliki akses transportasi yang bagus untuk menghubungkan warganya secara lokal maupun internasional. Ini pula yang menyebabkan Singapura diganjar penghargaan sebagai Lokasi Terbaik di Asia Pilihan Ekspatriat dan peringkat 25 secara global dari survey Quality of Living yang digelar Mercer awal tahun ini,” kata Wasudewan dalam siaran persnya.

Hasil survei ini sejalan dengan data dari Cushman & Wakefield, perusahaan konsultan properti internasional yang menyebutkan bahwa pada semester I-2016 lalu, orang Indonesia membeli 189 properti dari berbagai kategori di Singapura, sebuah peningkatan lebih dari 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara pembelian dari warga negara China dan Malaysia mengalami penurunan pada kuartal II- 2016, transaksi dari warga negara Indonesia justru naik sebesar 19 persen pada periode yang sama.

Menurut perusahaan properti Propnex Realty Pte, dikutip dari PropertyGuru.com.sg, yang menangani penjualan kondominium mewah OUE Twin Peaks di kawasan Orchard Road, Singapura, pengembang kondominium tersebut telah menjual hampir separuh dari penjualan tahap pertama sejumlah 86 unit dengan kisaran harga S$ 4 juta, dimana orang Indonesia menjadi pembeli utama dari luar Singapura.

Pembelian properti di luar negeri semakin marak, karena teknologi telah membuat proses penemuan investasi properti semakin mudah. Pembelian properti adalah salah satu keputusan penting, baik untuk kebutuhan dasar maupun investasi. Karena itu, Rumah.com menyediakan berbagai fasilitas untuk membuat pencari hunian sangat yakin dalam mengambil keputusan.

“Salah satu inovasi Rumah.com adalah fasilitas tur 3 Dimensi Matterport, sehingga konsumen dapat menjelajahi seluruh isi rumah maupun apartemen melalui smartphone atau komputer tanpa harus datang ke lokasi. Review Properti (www.rumah.com/review) kami juga salah satu fitur yang sangat diandalkan pencari hunian di Indonesia, karena menampilkan review lengkap dan mendalam, seperti sekolah favorit, rumah sakit unggulan hingga pilihan transportasi yang tersedia,” pungkas Wasudewan.

Berikut adalah alasan orang Indonesia membeli properti di luar negeri

Alasan                                                                                                           Persentase (%)
Menawarkan keuntungan lebih besar                                                    67
Hasil sewa lebih tinggi                                                                              37
Bekal masa pensiun                                                                                  35
Merupakan negara asal bagi keluarga saya                                         35
Rencana pendidikan bagi anak                                                               34
Lingkungan yang lebih baik                                                                      30
Perlindungan terhadap inflasi dan risiko depresiasi mata uang      28


*Rumah.com Property Affordability Sentiment Index merupakan survei yang dilakukan Rumah.com bersama lembaga riset Intuit Research, Singapura dengan total 1.030 responden dari seluruh Indonesia. Survei ini berlangsung selama November-Desember 2016.

Tag : properti
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top