China Harbour Jakarta Mulai Bangun Damoci

China Communications Construction Group melalui anak usahanya PT China Harbour Jakarta Real Estate Development resmi memulai pembangunan Daan Mogot City atau Damoci di Jakarta Barat.
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 24 April 2017  |  19:59 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — China Communications Construction Group melalui anak usahanya PT China Harbour Jakarta Real Estate Development resmi memulai pembangunan Daan Mogot City atau Damoci di Jakarta Barat.

Perusahaan menargetkan penyelesaian delapan menara di atas lahan seluas 4 hektare pada tahap pertama pembangunannya yang terdiri dari 300 unit apartemen di setiap menaranya.

Zhao Ran, Direktur Marketing PT China Harbour Jakarta Real Estate Development, mengatakan pihaknya akan menjanjikan penyelesaian dalam 3 tahun ke depan, dengan garansi pembelian unit kembali oleh perusahaan jika terbukti tidak memenuhi target.

Hingga kini, perusahaan sudah mencatatkan penjualan penuh untuk satu menara bernama Bluefinch.

“Menara kedua dengan nama Albatros telah terjual 90%, dan menara ketiga Canary sudah 30%,” katanya melalui siaran pers, Senin (24/4). 

Zhao Ran menuturkan ada tiga tipe yang ditawarkan kepada calon konsumen, yakni tipe studio ukuran 21,9 m2, tipe satu kamar tidur 32 m2, dan dua tempat tidur 45 m2, serta unit loft yang dilengkapi balkon. Setiap unit dilepas dengan harga mulai dari Rp300 juta—Rp1,4 miliar.

Perusahaan menunjuk Colliers International Indonesia sebagai pengelola gedung, Green Tower sebagai master lanscape, dan East China Architecture Design Institute sebagai perancang desain bangunan.

Sebelumnya, President Director PT China Harbour Indonesia Shen Chao mengatakan perusahaan akan membenamkan investasi senilai US$1 miliar dengan konsep kawasan terpadu untuk proyek properti perdana di Indonesia.

Shen Cao menyebut kawasan terpadu hasil rancangan desainer lokal Indonesia itu akan menggabungkan unsur budaya China dan Indonesia.

Menurutnya, Indonesia memiliki jumlah penduduk yang besar, dan kebutuhan terhadap hunian menjadi persoalan utama yang tidak bisa dihindari.

Tag : konsorsium china harbour
Editor : Lili Sunardi

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top