ITDC Gandeng Agung Panorama Bangun Perkantoran di Bali

PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) bekerjas ama dengan PT Agung Panorama Propertindo mengembangkan proyek gedung perkantoran bernama CREA The Nusa Dua Resort Office di Bali.
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 18 Mei 2017  |  12:09 WIB
Siluet gedung perkantoran dan apartemen saat matahari terbenam, di Jakarta, Rabu (29/3). - REUTERS/Darren Whiteside

Bisnis.com, JAKARTA—PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) bekerjas ama dengan PT Agung Panorama Propertindo mengembangkan proyek gedung perkantoran bernama CREA The Nusa Dua Resort Office di Bali.

Proyek senilai Rp500 miliar itu menggabungkan konsep industri kreatif dengan ruang perkantoran resort di Indonesia. Konep itu menjadi yang pertama kali diterapkan di dalam negeri.

Abdulbar M. Mansoer, Direktur Utama PT ITDC, mengatakan Nusa Dua merupakan kawasan prestisius di Bali yang menjadi tujuan utama pariwisata, dan berbagai acara nasional dan internasional.

Sebagai pusat konferensi kelas dunia, Nusa Dua telah dilengkapi dengan sarana dan prasarana, serta akomodasi yang memadai.

“Belum ada gedung perkantoran di sana, dan kehadiran CREA adalah pelengkap dari tujuh pilar yang menjadi kekuatan dari kawasan The Nusa Dua,” katanya, Kamis (18/5/2017).

Dirinya meyakini keberadaan perkantoran yang representatif, inovatif, dan mencerminkan budaya lokal akan mampu menarik minat masyarakat internasional. Diharapkan masyarakat internasional juga akan ikuut menciptakan bisnis baru di kawasan tersebut.

Dia berharap gedung perkantoran itu sudah siap sebelum pelaksanaan pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia yang akan dihadiri para pemimpin dunia tahun depan.

CEO PT Agung Panorama Propertindo Usman  Effendy mengatakan perusahaan startup tumbuh pesat di dalam negeri seiring dengan niat pemerinta mengembangkan industri kreatif. Akan tetapi, hingga kini pasokan perkantoran dengan fasilitas yang dapat menunjang kebutuhan startup masih sangat sedikit.

Pemilihan Bali sebagai lokasi pembangunan disebabkan oleh pesatnya pertumbuhan industri kreatif di daerah itu, dan mudahnya akses dengan masyarakat dunia. Dengan begitu, industri kreatif nasional akan lebih cepat mendapat perhatian dunia.

Menurutnya, gedung perkantoran yang akan dibangun perusahaan akan menyediakan fasilitas sepeti resort yang beroperasi selama 24 jam, untuk mengatasi perbedaan zona area dan waktu.

Hal itu akan memudahkan pelaku usaha industri kreatif melakukan interaksi dengan pelaku internasional.

“Keberadaan CREA The Nusa Dua Resort Office untuk melengkapi fasilitas di Nusa Dua Bali, sehingga dapat meningkatkan perekonomian  kawasan,” ucapnya.

Tag : perkantoran
Editor : Lili Sunardi

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top