AS Group Investasi Rp145 Miliar Untuk Enam Proyek

Anugerah Sejahtera Group atau AS Group menginvestasikan sekitar Rp145 miliar pada enam proyek De’minimalist produk hunian dan komersial di atas lahan seluas 2,6 hektar di sekitar bodetabek pada kuartal I/2017 lalu.
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 22 Mei 2017  |  00:29 WIB
Ilustrasi - JIBI/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA — Anugerah Sejahtera Group atau AS Group menginvestasikan sekitar Rp145 miliar pada enam proyek De’minimalist produk hunian dan komersial di atas lahan seluas 2,6 hektar di sekitar bodetabek pada kuartal I/2017 lalu.

Benlis Wislon Butar Butar, Chief Executive Officer AS Group mengatakan kesemuanya telah diinvestasikan dalam pengembangan empat proyek hunian rumah bandar dengan total 163 unit di De’minimalist Jatiwarna, De’minimalist Serpong dan Jagathi Resort, De’minimalist Cibinong Tahap 2. 

Sedangkan, untuk komersial yaitu Plaza De’minimalist Bekasi Barat Tahap 2 dan Plaza De’minimalist Jariwarna di kawasan strategis Kota Bekasi, Bogor dan Tangerang Selatan.

“Pengembangan keenam proyek De’minimalist  mengacu pada masterplan, landscaping dan kualitas material bangunan terjaga. Selain itu kami juga memperhatikan privasi maupun kenyamanan penghuni 24 jam dan penggunaan CCTV bagi keamanan penghuni,” katanya melalui siaran pers, Minggu (21/5/2017).

Benlis menuturkan perusahaan menerapkan sistem kabelisasi tertanam dan memperhatikan fasad antar muka hunian untuk mengekspresikan jalan lingkungan yang serasi dengan fasilitas bersamanya. 

Jadi, lanjutnya, misinya tidak hanya sekadar tempat tinggal. Hunian juga difungsikan sebagai sarana pembinaan keluarga berinteraksi sosial di area fasilitas bersama, juga untuk jangka panjang, merupakan investasi yang menguntungkan.

Benlis menuturkan tiap kawasan proyek De’minimalist memiliki keuanggulan masing-masing. Seperti, De’minimalist di Serpong dengan unit yang tak jauh dari akses kereta api listrik hanya dihargai mulai Rp300 jutaan dengan jumlah unitnya juga terbatas 30 unit. 

Sementara di Kawasan Sentul dan Cibinong, kata Benlis, bukan lagi sekedar kota penyangga Ibukota. Dinamika pertumbuhan populasi yang didominasi masyarakat menengah atas, direspon positif para pengembangan proyek residensial dan komersial untuk tumbuh jadi kota mandiri dengan aktivitas bisnisnya.

Hunian berlantai 1 dan 2 De’minimalist Cibinong Tahap 2 dipasarkan mulai Rp600 jutaan —  Rp1,9 miliar berukuran 44/91 dan 80/177. Sedangkan di Jagathi Resort dengan ukuran 48/84 dan 120/200 dilepas Rp1,1 miliar — Rp3 miliar.

“Akses tol Jagorawi, BORR tahap 2, dan kereta ringan nantinya sangat mendukung penghuni Jagathi Resot dan De’minimalist Cibinong menuju Jakarta sekitarnya melalui akses penghubung Sentul dan Cibinong. Saat ini, dapat berpergian dengan angkutan perbatasan terintegrasi busway dan KRL Commuter.”

Proyek Komersial

Selain proyek hunian, Benlis menyebut untuk proyek komersial yang ada di Bekasi juga akan sangat menjanjikan.

Saat ini, menurutnya, Kota Bekasi berkembang menjadi tempat tinggal kaum urban dan sentra industri nasional. Bekasi Barat, khususnya kini jadi destinasi investasi favorit terlebih dengan sejumlah portofolio penambahan kemudahaan akses dan infrastruktur baik yang sedang digarap pemerintah pusat dan daerahnya.

“Pertimbangan ini yang mendorong kami mengembangkan ruko Plaza De’minimalist Bekasi Barat tahap 2, mengulang sukses tahap pertama dan sebagian besar portofolio AS Group. Termasuk Plaza De’minimalist Jatiwarna dengan De’minimalist Jatiwarna untuk dimiliki masyarakat,” ujar Benlis.

Plaza De’minimalist Bekasi Barat berjumlah 17 rumah toko atau ruko dengan ukuran 54/108 dan 130/204 dipasarkan mulai Rp1,8 miliar — Rp2,9 miliar. Sedangkan, Plaza De’minimalist Jatiwarna berjumlah 12 ruko dengan ukuran luas tanah 68/136 dan 169/270 dilepas mulai Rp 1,4 miliar.

“Hunian De’minimalist Jatiwarna tidak dibangun secara berdampingan dengan rukonya tapi saling melengkapi untuk menjaga eksklusif 18 unit huniannya seharga mulai Rp900 jutaan — Rp1,8 miliar,” tambahnya.

Keenam properti tersebut menjadi tambahan portofolio bagi AS Group dalam lini usahanya sejak berdiri pada 2008. Keseluruhannya ditargetkan bisa mulai diserahterimakan dalam dua tahun mendatang.

Tag : properti
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top