Bandar City Tahap II, Provident Development Siapkan Rp600 MIliar

Provident Development menyiapkan belanja modal Rp600 miliar untuk pengembangan Bandara City tahap II di Kota Tangerang.
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 22 Mei 2017  |  01:39 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com/ Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA — Provident Development menyiapkan belanja modal Rp600 miliar untuk pengembangan Bandara City tahap II di Kota Tangerang.

Ronnie Mustafa, Direktur Utama Provident Development mengatakan pengoperasian Terminal 3 Ultimate Bandar Udara Soekarno-Hatta membuka peluang bagi perkembangan bisnis di sekitar kawasan tersebut. 

“Perkembangan Bandara Soekarno-Hatta yang kelak mampu menampung 25 juta penumpang pertahun. Posisi kami yang paling dekat dengan bandara menjadi keuntungan tersendiri. Bandara City yang sebelumnya dikenal dengan nama Grand Dadap City, membidik para pelaku bisnis yang memiliki mobilitas tinggi,” katanya, Minggu (21/5/2017). 

Ronnie menuturkan saat ini pihaknya baru melakukan seremoni tutup atap menara Sapphire yang memiliki tiga tipe studio, satu kamar tidur, dan dua kamar tidur yang masih dipasarkan  dengan harga mulai Rp300 jutaan. 

Menara ini merupakan yang kedua dari empat menara yang akan dibangun di atas lahan seluas 6,7 hektare. Sapphire merupakan pembangunan tahap kedua dari tiga tahap yang kami rencanakan. Pada tahap pertama telah terbangun pusat perbelanjaan Grand Dadap Mall dan menara Sapphire 1. 

Tahap kedua akan membangun empat menara diawali dengan menara Sapphire 2, dan tahap ketiga akan dibangun hotel dan rumah tapak. Selain itu, kawasan ini juga ditunjang dengan sekolah, rumah sakit, pusat bisnis Cengkareng Business Center, akses toll, dan yang utama Bandara Sorkarno Hatta.       

Terkait dengan prosesi tutup atap, Ronnie menyatakan hal terebut menjadi salah satu komitmen terhadap konsumen, investor maupun mitra. Dirinya menjelaskan, unsur pekerjaan form work, besi dan cor kegiatan topping-off telah rampung akhir 2016.  Selanjutnya, pekerjaan akan dilakukan di area lift dan ruangan mesin lift.

Pekerjaan penutupan selubung bangunan, infrastruktur mechanical, electrical dan plumbing akan menjadi tahapan selanjutnya dari pembangunan usai tutup atap. Sebagian dari pekerjaan tersebut bahkan telah mulai dilakukan sebelum prosesi tutup atap dilakukan. 

“Kami berupaya semaksimal mungkin agar proses serah terima bisa dilaksanakan secepatnya, sehingga masyarakat yang sudah memiliki unit bisa segera menempati mulai pertengahan 2018 nanti,” imbuhnya. 

Tag : properti
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top