Peraturan Pemkot Depok Tekan Pasokan Rumah Seharga Ini

Rumah.com Property Index menunjukkan bahwa suplai rumah seharga di bawah Rp600 juta di Depok stagnan cenderung mengalami penurunan sebesar 0,9% pada kuartal kedua 2017 dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 19 September 2017  |  12:10 WIB
Pekerja beraktivitas di proyek perumahan bersubsidi, di Bogor, Jawa Barat, Senin (4/9). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com,JAKARTA – Rumah.com Property Index menunjukkan bahwa suplai rumah seharga di bawah Rp600 juta di Depok stagnan cenderung mengalami penurunan sebesar 0,9% pada kuartal kedua 2017 dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

Country Manager Rumah.com Wasudewan mengatakan, suplai rumah di bawah Rp600 juta cenderung menurun karena kecenderungan harga properti di Depok mengalami peningkatan pesat. Apalagi, Pemerintah Kota Depok mengeluarkan peraturan penetapan luas tanah minimal, yakni 120 meter persegi.

“Peraturan ini sebenarnya banyak diprotes oleh pengembang, tetapi Pemkot Depok mengambil keputusan ini untuk menjaga keseimbangan kawasan. Seperti kita tahu, Depok sekarang sudah mulai padat,” katanya Selasa (19/9).

Menurutnya, kawasan Depok sebenarnya lebih banyak menyerap pasar kelas menengah, tetapi dengan luas lahan 120 meter persegi, pengembang kesulitan memasang harga yang sesuai untuk kelas menengah.

Hunian di bawah Rp600 juta yang ada di Depok kini berupa stok lama atau proyek lama yang disetujui sebelum keluarnya peraturan penetapan luas lahan atau hunian baru yang berada di perbatasan Depok--Bogor, seperti Sawangan dan Pondok Rajeg, dengan harga lahan yang masih terjangkau.

Berdasarkan daftar perumahan baru Rumah.com, perumahan baru di Depok yang berada dekat pusat kota (Margonda dan sekitarnya) dibanderol mulai Rp800 juta, seperti di Cipayung Royale Residence.

Sementara itu, rumah yang dibanderol di bawah Rp600 juta berada di sekitar Sawangan atau kawasan lain yang berbatasan dengan Bogor, seperti Agathis Residence, yang dibanderol mulai Rp500 jutaan.

Selain itu Rumah.com Property Index menunjukkan bahwa harga rumah di Depok di bawah Rp600 juta pada kuartal kedua (Q2) 2017 berada pada harga Rp5.900.000 per meter persegi atau naik 4,29% secara kuartalan.

Harga rumah tapak di Depok mengalami kenaikan cukup signifikan pada kuartal kedua 2017, setelah sebelumnya terkoreksi tajam.

Kenaikan ini mengindikasikan pemulihan setelah pada kuartal sebelumnya (kuartal pertama) mengalami penurunan hingga 5,48% secara kuartalan.

Tag : depok, properti
Editor : Zufrizal

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top