Pembangunan Infrastruktur Indonesia Mirip Australia

Membandingkan dengan Australia, kegiatan pembangunan infrastruktur yang saat ini sedang dilaksanakan oleh Pemerintah Indonesia dalam beberapa aspek dinilai mirip.
Anitana Widya Puspa | 26 September 2017 15:57 WIB
Proyek pembangunan underpass Mampang, di Jakarta, Selasa (4/7). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com,JAKARTA - -Membandingkan dengan Australia, kegiatan pembangunan infrastruktur yang saat ini sedang dilaksanakan oleh Pemerintah Indonesia dalam beberapa aspek dinilai mirip.

Iwan Sunito, CEO, dan Komisaris Crown Group menuturkan apa yang sedang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia saat ini dengan kondisi Australia pada umumnya meskipun Negeri Kangguru itu sudah melakukannya lebih awal.

“Sejak Australia, khususnya pemerintah Negara bagian New South Wales melakukan kebijakan pembangunan infrastruktur, banyak sekali pemukiman baru yang muncul baik itu hunian tapak ataupun vertikal yang tumbuh disepanjang jalur transportasi, ”katanya melalui keterangan resmi yang dikutip Selasa (26/9).

Saat ini pun kota Sydney diibaratkan menjadi sebuah jaringan laba-laba raksasa yang menghubungkan semua daerah dengan pusat kota.

Di sisi lain Iwan juga mengingatkan perihal laporan oleh departemen ekonomi dan sosial PBB pada tahun 2014 mengenai trend urbanisasi global, memproyeksikan bahwa 66% penduduk Dunia akan tinggal di daerah urban pada tahun 2050.

“Sebuah lonjakan yang sangat tinggi jika membandingkan presentase penduduk Dunia yang tinggal di daerah perkotaan pada tahun 1950 yang hanya mencapai 30%, "ungkapnya.

Kebijakan pemerintah Indonesia yang melakukan percepatan pembangunan Infrastruktur di Indonesia, khususnya di Jakarta pun dianggap tepat.

Meski bertujuan untuk menjawab permasalahan transportasi di Ibukota Negara, namun hal ini juga berdampak pada percepatan pertumbuhan hunian di Jakarta.

Dampaknya mulai banyak hunian vertikal yang tumbuh disepanjang jalur MRT dan LRT yang rencananya akan beroperasi tahun 2019.

Hunian vertikal semacam ini melahirkan trend baru dalam pembangunan hunian, dimana para pengembang berlomba-lomba membangun hunian vertikal yang terintegrasi dengan fasilitas transportasi masal dan Hal ini tentu saja akan mendorong percepatan pertumbuhan sektor properti di Indonesia.

Sebuah konsep yang mungkin tidak akan laku terjual 20 atau 30 tahun yang lalu dimana semua orang menghindari memiliki hunian yang berdekatan dengan jalur kereta.

Tag : ri-australia
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top