Metland Yakin Raup Rp210 Miliar di Menteng

PT Metropolitan Land Tbk. melalui proyek Metland Menteng di Cakung, Jakarta Timur optimistis mampu meraup prapenjualan Rp210 miliar hingga akhir tahun ini. Sejumlah strategi pun gencar dilaksanakan utamanya untuk mempermudah konsumen dalam melakukan transaksi.
Ipak Ayu H Nurcaya | 13 November 2017 17:50 WIB

JAKARTA – PT Metropolitan Land Tbk. melalui proyek Metland Menteng di Cakung, Jakarta Timur optimistis mampu meraup prapenjualan Rp210 miliar hingga akhir tahun ini. Sejumlah strategi pun gencar dilaksanakan utamanya untuk mempermudah konsumen dalam melakukan transaksi.
General Manager Metland Menteng Edwin H. Wardhana mengatakan perusahaan juga akan terus melepas proyek terbaru untuk meningkatkan penjualan.
Setelah sukses memasarkan rumah tipe Green Mezzano, Metland kembali menawarkan rumah tipe New Green Mezzano. Rumah tipe terbaru itu berkonsep mezzanine berukuran luas tanah/luas bangunan atau LT/LB 160/69 m2 dengan total 3 kamar tidur dan 3 kamar mandi.
"Untuk tipe ini kami hanya tawarkan terbatas yakni 15 unit yang dibanderol mulai Rp1,9 miliar. Kami akan melengkapi dengan semua fasilitas yang menunjang keamanan dan kenyamanan penghuni," katanya, Senin (13/11).
Pihaknya juga telah menyiapkan skema yang akan menarik calon konsumen. Salah satunya cicilan uang muka yang dapat dibayar mulai dari Rp48 jutaan dilanjutkan dengan Rp8 juta selama 12 bulan.
Perusahaan, kata Edwin, juga memberikan subsidi uang muka, free biaya kredit perumahan (KPR), dan potensi bebas biaya Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) jika memenuhi persyaratan Pemda DKI Jakarta. Metland juga memastikan akan membantu pengurusan BPHTB ke Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD).
Sementara itu, saat ini Metland Menteng memiliki total luas lahan 135 hektare dengan pengembangan mencapai 63%. Saat ini sebanyak 2.700 unit rumah sudah terbangun dan sudah dihuni 2.600 kepala keluarga.
Adapun segmen pasar yang dibidik Metland Menteng adalah kalangan menengah ke atas seperti pengusaha dan para eksekutif muda. Sejauh ini sebanyak 30% konsumen berasal dari kawasan Kelapa Gading, sedangkan daerah lainnya dari Sunter, Cempaka Putih, Cakung, Duren Sawit, Pulomas dan Cipinang.
"Metland Menteng sangat diminati oleh pencari rumah karena lokasi, fasilitas dan kenyamanannya. Apalagi rumah tapak di Jakarta saat ini sangat dicari masyarakat. Secara keseluruhan brand value dari Metland Menteng sangat membaik secara signifikan,” ujar Edwin.
Dirinya menuturkan hal ini tercermin dari pendapatan tahun lalu, proyek perumahan Metland Menteng berhasil mencatatkan penjualan Rp256 miliar atau meningkat Rp100 miliar dibandingkan perolehan tahun sebelumnya.
Tak hanya itu, sejumlah fasilitas komersial seperti IKEA dan fasilitas sosial Rumah Sakit Mayapada juga tengah dikembangkan tak jauh dari kawasan Metland Menteng. Tentunya proyek tersebut akan semakin menambah nilai jual setelah belum lama ini AEON Mall dan Lulu Store sudah beroperasi.
Fasilitas yang menunjang kehidupan sehari-hari juga sudah menjamur di kawasan proyek Metland Menteng. Antara lain pusat perbelanjaan kelas Internasional, pusat perkantoran, dan sekolah.
Aksesibilitas juga merupakan keunggulan Metland Menteng, yakni melalui jalan tol Cakung Barat dan atau tol Cakung Timur dengan akses tol JORR yang terhubung dengan kawasan segitiga emas Jakarta dan arah ke selatan menuju TB Simatupang-Pondok Indah.
Sedangkan untuk menuju Kelapa Gading sudah semakin mudah dan dekat, hanya berjarak 6 km dengan adanya jalan tembus melalui jalan raya Tipar Cakung.
"Kami juga optimistis 2018 mendatang penjualan akan semakin meningkat. Selain dari fundamental ekonomi yang terus membaik, Metland Menteng juga semakin diminati oleh pencari rumah karena lokasi, fasilitas dan kenyamannya. Kami akan terus membuat produk properti yang dibutuhkan dan diinginkan masyarakat modern, ujar Edwin.

Tag : metland
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top