Pollux Properties Lepas Hunian dan Ruko di Karawang

Pollux Properties, pengembang asal Singapura, melepas tahap pertama pengembangan Pollux Technopolis yang direncanakan seluruhnya seluas 42 ha dengan investasi total investasi Rp50 triliun.
Anitana Widya Puspa | 14 November 2017 19:39 WIB

JAKARTA, Bisnis.com — Pollux Properties, pengembang asal Singapura melepas tahap pertama pengembangan Pollux Technopolis yang direncanakan seluruhnya seluas 42 ha dengan investasi total investasi Rp50 triliun.
Marcus Lee, CEO Pollux International mengungkapkan dalam tahap pertama pengembangan akan mencakup ruko yang dilepas mulai dari Rp2,5 miliar sebanyak 358 unit. Selain itu juga 2.500 unit hunian vertikal.
Setelah melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh 11 perbankan untuk penyediaan fasilitas kredit pemilikan apartemen (KPA),Pollux membanderol harga apartemennya di Pollux Technopolis pada kisaran Rp 290 juta sampai Rp 590 juta per unit. Pembangunan pun akan dimulai kuartal I/2018 dan diharapkan selesai selama 36 bulan.
“Sekitar bulan Mei diharapkan bisa groundbreaking.  Setelah selesai tahap pertama sama dengan infrastruktur,”katanya dikutip Senin (13/11).
Pihaknya optimistis target penjualan 100% mampu diraup hingga tahun depan. Adapun setelah ruko, rencana pengembangan selanjutnya akan dilanjutkan dengan pembangunan fasilitas perkantoran dan pendidikan serta fasilitas penunjang lainnya seperti Pollux Mall, Habibie Po International Hospital, Central Park, dan 1Km Dotonburi. Secara keseluruhan, dia memproyeksikan pengembangan total akan memakan waktu selama 10 tahun.
“Yang menjadi sorotan utama di sini adalah premium lokasi yang memiliki akses langsung ke Proposed Future LRT Station dan akses langsung dengan Propose New Exit Tol. Dipilihnya lokasi di Karawang karena daerah ini merupakan kota industri terbesar di Asia,”ungkapnya.
Dia menuturkan sebanyak 40% ekspor Indonesia berasal dari industri di Karawang. Serta akan dibangunnya Bandara Kartajati yang dijadwalkan selesai pertengahan tahun 2018 yang akan menjadi bandara baru yang memainkan peranan penting bagi pembangunan ekonomi di Karawang. Pembangunan tol baru Jakarta-Cikampek 2 juga akan menambah alternatif di Karawang.
Perusahaan mengusung konsep bernuansa Jepang selalu diminati oleh masyarakat, dimulai dari makanan Jepang berkonsep restoran hingga street food, style berpakaian yang diikuti oleh kaum milenial, arsitektur dan desain Jepang yang digandrungi oleh masyarakat Indonesia.
Terlihat jelas bahwa kecintaan masyarakat Indonesia akan konsep dan budaya Jepang menjadi berita menarik untuk diikuti dikarenakan kreatifitas dan kualitas kehidupannya yang nyaman dan aman. Sebut saja dotonburi street yang berada di Osaka tidak pernah sepi pengunjung dan selalu diminati oleh penduduk lokal maupun turis yang ada di sana. Seluruh jenis makanan Jepang, fashion serta kebudayaan Jepang dapat dilihat di Dotonburi Shopping Street.
“Kualitas, kreatifitas dan kenyamanan ini yang akan menjadi standard of living di Pollux Technopolis,” imbuhnya.
Pollux Properties mengadopsi konsep dotonburi street di pembangunan proyek nya, Pollux Technopolis di Karawang, Jawa Barat. Dimana Dotonburi Shopping Street sepanjang 1Km ini akan menjadi bentuk investasi yang menguntungkan. Dotonburi Shopping Street Pollux Technopolis merupakan gaya hidup dan budaya Jepang yang diintegrasikan dengan smart city technology yang akan menjadi tempat hangout dan happening place baru di Indonesia. Dotonburi Shopping Street ini memiliki ruko nuansa desain Jepang tradisional yang kental dan terletak di sebelah Lagoon yang memiliki atraksi spektakuler sehingga keluarga dan anak-anak dapat menikmati kenyamanan dan keamanan di sekitar.
Dottonburi Shopping Street ruko berasitektur gaya Jepang yang memiliki 5 jenis bangunan ruko yaitu Kawazu, Somei, Kanzan, Yamazakura dan Edohigan.  Investasi ini akan sanga tcocok bagi Anda yang ingin membuka usaha retail butik, kafe, restoran, F&B, clothing line dan lain-nya.

Tag : hunian vertikal
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top