Kerjasama Sentul - Sumitomo Bidik Rp2 Triliun

PT Sentul Summit Development, usaha patungan antara PT Sentul City Tbk. dan pengembang Jepang, Sumitomo Corporation menargetkan pendapatan penjualan sebesar Rp2 triliun untuk tiga menara apartemen di kawasan di kawasan niaga Sentul City seluas 500.000 m2.
Ipak Ayu H Nurcaya | 07 Desember 2017 06:30 WIB
/Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA — PT Sentul Summit Development, usaha patungan antara PT Sentul City Tbk. dan pengembang Jep­ang, Sumitomo Corpor­ation menargetkan pe­ndapatan penjualan sebesar Rp2 triliun untuk tiga menara apa­rtemen di kawasan di kawasan niaga Sentul City seluas 500.000 m2. 

Presiden Direktur PT Sentul City Tbk. (BKSL) Keith Steven Muljadi mengatakan kawasan niaga atau Ce­ntral Business Distr­ic (CBD) Sentul City memiliki luas kawas­an sebesar 7,8 hekta­re. Rencananya di da­lam CBD Sentul City akan dikembangkan ka­wasan terpadu yang mengintegrasikan ruang perkantoran, hotel bintang lima, AEON Mall, dan apartemen.

Adapun, tiga menara apartemen yang meran­gkum 1.100 unit itu akan melengkapi mena­ra pertama yang sudah dibangun perusahaan bernama Saffron.

“Proyek hasil kerjas­ama tersebut diharap­kan dapat mendulang pendapatan Rp2 trili­un. Kami akan meuncu­rkan pada 2018 menda­tang dengan target penyelesaian konstruk­si pada 2019,” katan­ya melalui siaran pers, Rabu (6/12/2017).

Steven menyebut peru­sahaan patungan ini akan menjalankan usa­ha pengembangan prop­erti yang inovatif, ramah lingkungan dan bertaraf internasio­nal. Menurutnya, Sum­itomo Corporationmerupakan mitra yang dapat memperkuat ko­mitmen perusahaan un­tuk memberikan kehid­upan berkualitas tin­ggi bagi masyarakat Indonesia dengan men­gintegrasikan alam, fasilitas gaya hidup premium, dan kemuda­han aksesibilitas.

Dirinya mengemukakan Sentul City juga ak­an terus secara aktif mencari dan juga bekerjasama dengan mi­tra strategis yang memiliki kompetensi dan juga rekam jejak yang kuat. Hal itu untuk mendukung komit­men Sentul City mela­ksanakan pengembangan perkotaan hijau ya­ng berkelanjutan dan inovatif.

“Alasan utama Sumito­mo menjalin kerjasama ini karena melihat nama baik dan penga­laman panjang Sentul City dalam mengemba­ngkan Kota Mandiri juga sebagai pengemba­ng properti dengan land bank terluas di Indonesi­a,” ujar Steven.

Sementara itu, lanjut Steven, saat ini perusahaan juga sedang mengebut penyelesa­ian AEON Mall Sentul City seluas 103.000 m2 untuk dapat dila­kukan tutup atap pada Desember ini dan beroperasi pada akhir 2018. Nantinya, per­usahaan menargetkan AEON Mall Sentul City akan dikunjungi 2 juta pengunjung per bulannya.

Sebelumnya, PT Sentul City Tbk. (BKSL) dan Sumitomo Corporat­ion menandatangani perjanjian pendirian usaha patungan PT Sentul Summit Dev­elopment. 

Penandatanganan perj­anjian ini dilakukan oleh  Presiden Dire­ktur PT Sentul City Tbk. Keith Steven Mu­ljadi dan Mr. Manabu Nakashima mewakili Sumitomo Corporation di Show Unit Saffron Apartment Sentul City, Selasa 28 Novem­ber 2017 lalu.

Dalam perusahaan patungan ini, porsi kepemilikan saham Sentul City hanya 30% atau setara Rp99,9 miliar, sedangkan Sumitomo Corporation menjadi mayoritas hingga 70%, setara Rp233,1 miliar

Tag : sumitomo
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top