LRT The Conexio Cikunir, APP Bidik Rp2 Triliun

PT Adhi Karya Tbk. melalui anak usahanya, PT Adhi Persada Properti membidik prapenjualan sebesar Rp2 triliun dari proyek LRT The Conexio di Cikunir, Kabupaten Bekasi. Proyek itu direncanakan akan merangkum lima menara apartemen dan satu pusat ritel.
Ipak Ayu H Nurcaya | 10 Desember 2017 19:59 WIB
Foto aerial proyek pembangunan light rail transit (LRT) di Jakarta, Minggu (19/11). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – PT Adhi Karya Tbk. melalui anak usahanya, PT Adhi Persada Properti membidik prapenjualan sebesar Rp2 triliun dari proyek LRT The Conexio di Cikunir, Kabupaten Bekasi. Proyek itu direncanakan akan merangkum lima menara apartemen dan satu pusat ritel.
GM Corporate Sales & Marketing APP Happy Murdianto mengatakan sejak tiga bulan lalu perusahaan telah meraup pernyataan minat kepemilikian unit atau NUP sebesar 700 unit. Padahal pada tahap I ini perusahaan hanya melepas satu menara yang merangkum 644 unit.
"Kami akan lepas perlahan dalam lima tahun ke depan untuk lima menara. Secara keseluruhan perusahaan akan menargetkan prapenjualan hingga Rp2 triliun untuk proyek dengan investasi Rp1,5 triliun ini," katanya, Minggu (10/12).
Happy mengemukakan proyek LRT Superblok The Conexio menawarkan tiga tipe mulai studio sampai 2 kamar tidur yang dilepas Rp17,5 juta per m2 atau mulai Rp400 jutaan. Tiap menara akan dibangun setinggi 27 lantai, dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang dengan konsep modern.
Menurut Happy, pembangunan moda transportasi Light Rail Transit (LRT) koridor Bekasi Timur - Cawang - Dukuh Atas, terus dikebut. Proyek pemerintah yang dibangun sebagai solusi kemacetan jalur dari Bekasi menuju Jakarta ini, diperkirakan akan selesai pada pertengahan 2019.
Dengan adanya LRT, kaum suburban yang tinggal di Bekasi dan bekerja di Jakarta akan menghemat waktu tempuh di jalan. Hal ini dikarenakan, LRT mampu memangkas waktu tempuh dari Bekasi menuju kawasan Sudirman Jakarta Pusat, hanya dengan waktu kurang dari sejam.
Untuk itu proyek LRT ini, menjadikan kawasan yang berada di Stasiun LRT menjadi incaran bagi para pengembang, untuk mengembangkan kawasan hunian maupun komersial. Proyek ini akan dibangun pada Januari 2018 dengan target serah terima kunci pada 2019 bertepatan dengan mulai beroperasinya LRT.
“Kami melihat, bahwa ke depan hunian yang berada disisi Stasiun LRT ini akan dicari para konsumen, khususnya kaum sub urban. Dengan berlokasi di sisi stasiun LRT, akan memberikan kemudahan bagi para penghuni untuk berpergian ke pusat-pusat bisnis, ekonomi dan hiburan di Jakarta. APP melihat ini sebagai sebuah peluang, sehingga kami menghadirkan kawasan properti ini, yaitu n Superblok The Conexio," katanya.
LRT Superblok The Conexio, akan dibangun di atas lahan seluas 3,05 hektare  yang berada di sisi Stasiun LRT Cikunir 1. Perusahaan akan melengkapi sejumlah fasilitas untuk penghuni nantinya antara lain sarana olahraga dan kawasan komersial.
Dengan lokasi yang strategis, LRT The Conexio, nantinya akan memiliki 4 pilihan jalur transportasi menuju Jakarta, yaitu LRT, Tol Cikampek (Gerbang Tol Jatibening), TOL Becakayu (gerbang Tol Caman), dan Jalan Raya Kalimalang.
Sementara itu, LRT The Conexio merupakan properti yang akan terintegrasi dengan stasiun LRT kedua setelah Grand Dhika Bekasi Timur. Tahun depan, perusahaan juga akan membangun proyek LRT ketiga yang akan mengambil lahan di antara Cikunir dan Bekasi.

Tag : transit oriented development
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top