Investor Hong Kong Caplok "Gotham City"

Konsorsium investor asal Hong Kong, termasu CC Land Holdings Ltd sepakat mengambil saham mayoritas proyek perkantoran The 40 Leadenhall atau dikenal Gotham City. Sejak Brexit, investor Hong Kong makin gencar membeli aset-aset proyek perkantoran di Inggris.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 16 Desember 2017  |  11:40 WIB
Ilustrasi pembangunan apartemen - Antara/Audy Alwi

Bisnis.com, JAKARTA -- Konsorsium investor asal Hong Kong, termasuk CC Land Holdings Ltd sepakat mengambil saham mayoritas proyek perkantoran The 40 Leadenhall atau dikenal Gotham City. Sejak Brexit, investor Hong Kong makin gencar membeli aset-aset proyek perkantoran di Inggris.

Dilansir dari Bloomberg, Sabtu (16/12/2017), dua orang yang mengetahui rencana ini menyebut, investor Hong Kong juga bakal mendanai konstruksi Gotham City, bangunan kantor seluas 89.000 m2 dan bisa menampung 10.000 orang. Proyek ini disebut Gotham City karena desainnya bercorak neo gothic seperti di Chichago dan New York.

TH Real Estate yang menjadi investor awal proyek ini bakal menyisakan saham minotirtas dan tetap mengelola pembangunan gedung kantor The 40 Leadenhall. Pihak TH Real Estate dan CC Land menolak berkomentar. Adapun, tigga anggota konsorsium lain belum diketahui.

Invetor Hong Kong sejauh ini merupakan pembeli gedung kantor terbesar sejak Inggris memisahkan diri dari Uni Eropa. Sejak Brexit, mata uang Poundsterling memang terus mengalami penurunan. Kesepakatan antara investor Hong Kong atas akuisisi Gotham City baal menjadi pertaruhan ; mencari imbal hasil tinggi di tengah pasar perkantoran yang berisiko karena masih membutuhkan calon penyewa.

Hingga saat ini, The 40 Leadenhall belum mendapat penyewa, apalagi penyewa utama untuk mengisi gedung kantor yang akan dibangun. Kapan konstruksi gedung juga belum diputuskan. Rencananya, The 40 Leadenhall bakal dibangun dalam waktu empat tahun. Mace Group Ltd telah memenangkan tender konstruksi dengan nilai sekitar US$630 juta.

Tag : properti
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top