REI Siapkan Pembiayaan Lahan Bagi Pengembang Kecil

Asosiasi Pengusaha Real Estate Indonesia (REI) menyusun pembiayaan REI Finance dalam bentuk permodalan guna mendukung pengembangan properti bagi Masyarakat Berpenghasilan rendah (MBR) oleh anggotanya.
Anitana Widya Puspa | 03 Januari 2018 20:23 WIB
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, JAKARTA—Asosiasi Pengusaha Real Estate Indonesia (REI) menyusun pembiayaan REI Finance dalam bentuk permodalan guna mendukung pengembangan properti bagi Masyarakat Berpenghasilan rendah (MBR) oleh anggotanya.
Sekretaris Jenderal DPP Pusat REI, Paulus Totok Lusida mengatakan REI Finance juga merupakan salah satu upaya sinergi, supaya pengembang kecil ikut terangkat dan bukan hanya pengembang besar. REI Finance, kata dia, akan melengkapi akses kredit konstruksi yang sedang disusun pemerintah dalam peraturan menteri terbaru skema pembiayaan rumah subsidi.
“Kalau sekarang yang disediakan adalah kredit konstruksi untuk pembangunannya, maka kami melalui REI Finance akan mengupayakan penyediaan lahan. Kami akan bersinergi modalnya dari pengembang besar,” katanya kepada Bisnis Rabu (3//1).
Totok menyebut pengembangan properti melalui REI Finance diharapkan dapat terealisasi. Selain itu REI juga akan melibatkan kerja sama dengan pengembang asing untuk permodalan REI Finance. Pengembang asing seperti dari Malaysia, Korea Selatan, serta Hong Kong, katanya, telah menyatakan minatnya, dan selanjutnya membahas terkait bagi hasil.
Dia optimistis pengembang asing bakal melirik skema permodalan ini dengan potensi bonus demografi Tanah Air yang besar.
“Pastinya mereka [pengembang asing] tertarik, mengingat potensinya besar. Bagaimana tidak, populasi bayi yang baru lahir sekitar tiga juta jiwa. Kita sekarang baru mengupayakan satu juta rumah,” imbuhnya.
Adapun skema REI Finance ini diharapkan dapat terealisasi setelah aturan baru mengenai hunian berimbang ditetapkan tahun ini.

Tag : pembiayaan rumah
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top