Totalindo Klaim Tak Langgar Aturan Terkait Hunian DP Rp0

PT Totalindo Eka Persada Tbk mengklaim tidak melanggar aturan persaingan usaha dalam proses tender pembangunan rumah susun DP Rp0 di Klapa Village, Pondok Kelapa, Jakarta Timur.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 24 Februari 2018  |  16:44 WIB
Maket proyek rusun Klapa Village. - sarana/jaya.co.id

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Totalindo Eka Persada Tbk mengklaim tidak melanggar aturan persaingan usaha dalam proses tender pembangunan rumah susun DP Rp0 di Klapa Village, Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

Direktur Utama PT Totalindo Eka Persada Tbk Donald Sihombing mengatakan pada 20 Desember 2017 mengajukan minat ke PD Pembangunan Sarana Jaya sebagai peminat mitra untuk proyek rumah susun DP0%.

Keduanya melakukan presentasi dan Sarana Jaya mengumumkan pemilihan Kerja Sama Operasional (KSO) dengan Totalindo pada 18 Desember 2017. Keputusan itu dijalankan mulai 15 Januari 2018. Kerjasama ini kata Donald tertera dalam Surat 1092/-1.712 tanggal 18 Desember 2017 tentang rencana pengembangan lahan proyek tersebut.

"Kewajiban Totalindo melakukan konstruksi disitu. Totalindo memiliki track record dan bisa mempercepat proses," jelas Donald di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (23/2/2018).

Selain itu menurut Donald, sejak diumumkan pencarian mitra kerja Sarana Jaya, Totalindo menjadi satu-satunya kontraktor yang mendaftarkan diri. Sehingga, Totalindo menjadi satu-satunya kontraktor yang terpilih.

"Ya, Sarana Jaya susah juga cari partner. Jadi kita ambil tanggung jawab ini," ungkap Donald.

Dia menyebut kedua perusahaan sepakat Totalindo mendapat porsi 25% atas proyek, dan sisanya, Sarana Jaya mendapatkan 75%. Ada pun biaya tanah ditanggung Totalindo senilai nominal Rp14,7 miliar untuk tahap I. Sementara tahap II pembangunan sebesar Rp15,3 miliar. Selain itu, Totalindo juga menanggung biaya konstruksi 25% dari total Rp600 miliar menjadi Rp150 miliar.

"Jadi ini murni dari kami. Bukan dari APBD. Tanahnya punya Sarana Jaya," ungkap Donald.

Menurut Donald, Sarana Jaya adalah pihak yang diuntungkan dalam proyek KSO ini. Sebab, Totalindo masih harus mengambil alih tanggung jawab PT Gemilang Usaha Terbilang atau PT GUT di Bank DKi senilai Rp34 miliar sebagai porsi penyertaan Totalindo.

"Ada 109 konsumen sudah membayar ke PT GUT. Tanggung jawab diambil alih oleh KSO PD Pembangunan Sarana Jaya-PT Totalindo Eka Persada. Uang yang masuk sekitar Rp6 miliar."

Menurut Donald, akan ada 4 tower yang dibangun di Klapa Village. Tiga tower untuk komersial dan satu tower untuk program DP 0%. Dia memprediksikan dari 4 tower tersebut, Totalindo mungkin bisa mengantongi sekitar Rp600 miliar.

 

 

Tag : proyek apartemen
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top