ISPI Ubah 1.097 Unit SGHB ke SHM

Pengembang Mutiara Gading City dari ISPI Group mengubah 1.097 unit sertifikat hak guna bangunan penghuni menjadi sertifikat hak milik secara gratis.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 27 Februari 2018  |  18:17 WIB
Mutiara Gading City - Istimewa

Bisnis.com, BEKASI -- Pengembang Mutiara Gading City dari ISPI Group mengubah 1.097 unit sertifikat hak guna bangunan penghuni menjadi sertifikat hak milik secara gratis.
Komisaris Utama ISPI Group Preadi Ekarto mengatakan perusahaan bekerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bekasi serta Bank Tabungan Negara (BTN) menyediakan kantor layanan sertifikat.
"Ini semua sudah ada dari BTN dari HGB [hak guna bangunan] ke HM [hak milik] sebanyak 1.097 unit," ujar Praedi di Mutiara Gading City, Selasa (27/2/2018).
Dia menyebut harga yang digelontorkan untuk membiayai setiap unit hanya Rp50.000 untuk mengganti biaya gratis ubah sertifikat.
Menurut Praedi, kerja sama ini penting untuk mewujudkan cita-cita Presiden Joko Widodo merealisasikan sertifikasi lahan dan bangunan untuk masyarakat kecil. Apalagi, ISPI Group juga menjadi salah satu pengembang yang ikut menyediakan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) bekerjasama dengan BTN untuk kredit pemilikan rumah (KPR).
"Suku bunga memang sedang membaik. 80% orang beli pakai KPR.
Preadi menyebut saat ini produk hunian ISPI Group yang paling laku berkisar pada harga Rp300 juta. Orang yang membeli untuk investasi juga tidal sebanyal sebelumnya, hanya 30% sampai 40%. Sisanya pembeli properti memang bertujuan untuk menjadi pemakai atau penghuni.
"Ini masih ada yang kami kembangkan 300 hektare, ada 1.400 unit lagi, ini yang terbesar," tuturnya.
Kanwil Badan Pertanahan Nasional Jawa Barat Sri Mujitono mengatakan ada Rp9 juta lahan di Jawa Barat dan yang sudah terdaftar baru sekitar Rp7 juta. Angka ini terus meningkat dengan target 2025 semua lahan di Jawa Barat sudah memiliki sertifikat sekitar 50.500 sertifikat.

Tag : sertifikat tanah
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top