Karawang Didominasi Rumah Rp500 Juta--Rp1 Miliar

Konsultan properti Cushman&Wakefield menilai dominasi harga residensial di Karawang masih di kisaran Rp500juta--Rp1miliar.
Anitana Widya Puspa | 28 Februari 2018 19:11 WIB
perumahan, properti

Bisnis.com, JAKARTA—Konsultan properti Cushman&Wakefield menilai dominasi harga residensial di Karawang masih di kisaran Rp500juta--Rp1miliar.

Senior Associate Director and Head of Research & Advisory  ‎PT. Cushman & Wakefield Indonesia, Arief Rahardjo mengatakan secara umum kawasan industri seperti Karawang, perkembangannya memang tergantung dari permintaan lahan industri pada saat itu.

Dia melanjutkan untuk pengembangan township di Karawang masih didominasi oleh kawasan industri dan perumahan serta fasilitas pendukungnya. Adapun, township development besar karakteristiknya dari koridor Cikarang -- Karawang  permintaan penggerak utama  masih merupakan industri yang didukung dengan perumahan. Sebab seiring dengan makin lengkapnya fasilitas komersial disana, kawasan perumahannya pun segmennya mulai meningkat.

“Dominasi harga rumah disana masih Rp500juta--Rp1miliar ya,”katanya kepada Bisnis Rabu (28/2).

Adapun saat ini kawasan Karawang memang tengah menjadi bidikan sejumlah pengembang seperti PT Agung Podomoro Land.,Tbk. (APLN).

General Manager Taruma City Ie Rina Irawan mengatakan Taruma City akan menempati lahan seluas 5,6 hektare berdekatan dengan Grand Taruma, Karawang. Ada pun Grand Taruma adalah proyek perumaha Agung Podomoro sebelumnya.

"Rencananya kami launching tengah tahun ini," jelas Rina di APL Tower, Senin (26/2/2018).

Dia menyatakan Taruma City akan memiliki pusat bisnis alias central business district di jalan Kertabumi. Nantinya, diperkirakan akan ada ruko, rumah tapak, dan juga apartemen di wilayan tersebut. Rina menyebut, peluang bisnis di Karawang sangat besar. Sehingga tak masalah ketika harga ruko diperkirakan mencapai Rp1,8 miliar

"Hampir 14.000 hektare disini dikembangkan sebagai area industri. Taruma City memang hunian mewah di tengah Kota Karawang, karena banyak juga yang tidak dipakai karena penghuni memilih tinggal di ruko.

"Pertama, kita memilih ruko dan rumah di Taruma City yang kita targetkan 50% bisa terjual sampai awal tahun depan," ungkap Rina.

Dia optimistis konsep ruko dua sisi di Taruma City ini tak sampai setahun akan mendapatkan pembeli. Saat ini unit hunian di Taruma City mencapai 243 unit.

Tag : bisnis properti
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top