Apersi Beri Sanksi ke Pengembang Nakal

Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia segera menindak pengembang yang melakukan wanprestasi pada pembangunan sejumlah rumah bersubsidi.
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 12 Maret 2018 18:42 WIB
Rumah Bersubsidi - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA -- Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia segera menindak pengembang yang melakukan wanprestasi pada pembangunan sejumlah rumah bersubsidi.
Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Daniel Djumali mengatakan sebagian besar pengembang rumah subsidi yang tergabung dalam Apersi memiliki predikat yang baik. Apalagi, para pengembang ini terlibat dalam program pemerintah Satu Juta Rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Meskipun demikian, Daniel tidak menampik ada sebagian kecil pengembang rumah subsidi yang nakal alias tidak menyelenggarakan pembangunan dengan baik. Nantinya, pengembang seperti ini akan masuk dalam daftar hitam Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
"Hanyasebagian kecil yang nakal, yang nantinya akan diblack list melalui asosiasi masing-masing, oleh PUPR," jelas Daniel kepada Bisnis, Senin (12/3/2018).
Dia menjelaskan, penyusunan daftar hitam atau blacklist tidak datang dari Kementerian PUPR saja, melainkan atas koordinasi dan verifikasi dari asosiasi terkait. Daniel mengakui hal ini karena registrasi pengembang dilakukan melalui asosiasi pengembang, termasuk APERSI.
"Jadi nanti, yang nakal ini akan diverifikasi dan diblacklist," papar Daniel.
Menurut Daniel, konsumen juga harus berhati-hati dan meneliti produk properti bersubsidi sebelum membeli. Hal ini dipercaya bisa meminimalisir potensi kesalahan membeli hunian dari pengembang nakal
Sebelumnya, Direktur Perencanaan Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR Eko D Heripoerwanto menyiapkan sanksi daftar hitam bagi para pengembang rumah bersubsidi yang melakukan wanprestasi.
Dia mengatakan sanksi ini akan dikenakan pihaknya mulai akhir 2018 mendatang setelah melakukan evaluasi hasil pembangunan yang dilakukan pengembang rumah bersubsidi.

Tag : program sejuta rumah
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top