Sinar Mas Land Optimistis Properti Rebound 2019

Sinar Mas Land percaya diri pasar properti dalam proses recovery dan akan rebound pada akhir 2019.
Finna U. Ulfah | 11 April 2018 16:46 WIB
perumahan

Bisnis.com, JAKARTA – Sinar Mas Land percaya diri pasar properti dalam proses recovery dan akan rebound pada akhir 2019.

CEO Strategic Development & Services Sinar Mas Land Ishak Chandra optimistis pasar properti akan kembali naik setelah mendengar kabar baik dari para agennya yang mengatakan kuartal satu 2018 terdapat kenaikan penjualan 20%-30%.

Ishak juga menjelaskan kondisi seperti ini wajar karena index properti setiap menuju pemilihan umum, selalu turun hingga 30% - 40%.

“Jadi kalau dilihat tahun 1999, 2004 , dan 2009 selalu setiap periode 5 tahun masa jabatan presiden, 6 bulan atau setahun sebelum pemilihan umum, pertumbuhan index properti yang biasanya tajam itu menurun lebih landai,” ujar Ishak di Jakarta, dikutip Rabu (11/4/2018).

Menurutnya index properti akan kembali normal paling cepat 6 bulan sampai setahun setelah pemilihan umum tidak peduli siapapun presiden yang terpilih.

Namun berbeda dengan yang terjadi pada 2014, katanya, setelah masa pemilihan umum pada 2014 kondisi properti tidak kembali normal tetapi menjadi stagnan. Ini disebabkan pada 2013, Bank Indonesia mengeluarkan aturan-aturan yang membuat pasar properti juga perbankan menjadi turun. Terutama pada sistem pembiayaan KPR.

Walaupun demikian, pemerintah akhirnya menyadari sehingga pada 2015-2016 perarturan mulai diperbaiki.

“Walaupun sudah turun mau dinaikin lagi susah. Padahal diperkirakan 2016 seharusnya dengan cycle properti [8 tahunan],itu naik lagi, tetapi kenyataannya tidak,” tutur Ishak.

Sementara itu, Director Head of Research and Consultants Savills Indonesia Anton Sitorus mengatakan prospek pembangunan residensial di Jakarta masih kalah dengan di daerah Bodetabek. Dia menilai, secara umum pada tahun depan, yang merupakan tahun Pemilu, investor properti juga tak akan melakukan penanaman modal besar.

“Residensial itu Jakarta turun secara grafik di Bodetabek tinggi. Secara umum tahun depan Pemilu investor tak jor-joran. Gradual launchback setelah 2019. Semua konsultan dan developer juga berperilaku sama,” papar Anton.

Tag : pasar properti
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top