BUMN China Ikut Garap Proyek MNC Land & Donald Trump

Proyek MNC Land, Lido City Development yang bernilai miliaran dolar dengan Donald Trump menjadi proyek terbaru dalam proyek infrastruktur dunia belt & road yang diinisiasi oleh China, di tengah situasi perang dagang antara Amerika Serikat dan negara itu.
Anitana Widya Puspa | 15 Mei 2018 19:17 WIB
/Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA— Proyek MNC Land, Lido City Development yang bernilai miliaran dolar dengan Donald Trump menjadi proyek terbaru dalam proyek infrastruktur dunia belt & road yang diinisiasi oleh China, di tengah situasi perang dagang antara Amerika Serikat dan China.

Menurut pemberitaan Soth China Post yang dikutip Selasa (15/5), sebuah anak perusahaan BUMN konstruksi Cina, Metallurgical Corporation of China (MCC) mengatakan pada pekan lalu telah menandatangani kesepakatan dengan MNC Land di Indonesia untuk membangun sebuah taman hiburan di luar Jakarta sebagai bagian dari proyek ambisius itu.

MCC mendeskripsikan proyek ini sebagai “proyek industri budaya dan pariwisata pertama oleh Central Research Institute of Building and Construction” dan “sebagai tanggapan atas” Belt dan Road Initiative China.

Dalam proyek Taman hiburan yang dikenal sebagai MNC Lido City, China direncanakan menanamkan investasi senilai US$ 500 juta atau separuh dari total nilai proyek. Proyek ini mencakup hotel-hotel bermerek Trump, tempat tinggal dan lapangan golf, serta perkembangan hotel, belanja dan perumahan lainnya.

Ini juga merupakan proyek pertama yang menghubungkan kepentingan bisnis presiden AS dengan prakarsa infrastruktur utama China, yang bertujuan menghubungkan ekonomi terbesar kedua di dunia dengan Afrika, Asia, dan Eropa melalui jaringan pelabuhan, kereta api, jalan, dan kawasan industri yang luas.

Sebagai materi pemasaran MNC Lido City mengacu pada theme park dan properti Trump sebagai elemen utama dari pengembangan. Menurut media China berbahasa Inggris itu, pengajuan perusahaan dan dokumen internal menunjukkan Trump Organization dan putra presiden telah terlibat langsung dalam berbagai tahap perencanaannya.

Negosiasi pada kesepakatan Lido dimulai sebelum pemilihan Trump pada November 2016 dan janji selanjutnya bahwa bisnis keluarganya tidak akan terlibat dalam transaksi baru dengan pemerintah asing selama masa kepresidenannya.

Christopher Balding, profesor ekonomi di Sekolah Bisnis HSBC Shenzhen mengatakan jika kesepakatan ini benar maka akan menambah persepsi ketidakpantasan seputar kesepakatan bisnis Trump. Terutama dengan potensi perang dagang kedua negara.

Richard Painter, yang merupakan pengacara etika untuk mantan presiden George W. Bush, mengatakan proyek itu "bermasalah" dan bisa melanggar klausul konstitusi konstitusi AS jika dana pemerintah China menciptakan keuntungan bagi hotel Trump.

"Saya akan menyarankan Presiden Trump untuk menjual hotel dan kepemilikan lain yang serupa," kata Painter.

Adapun menurut laporan tahunan MNC terbaru, Trump Organization dan perusahaan menandatangani kesepakatan pada 2015 untuk proyek Lido dan proyek Bali, dengan US$ 3,7 juta dalam pembayaran lisensi dan konsultasi untuk Trump Organization.

Perusahaan Trump juga akan mendapatkan biaya manajemen untuk mengoperasikan proyek dan memenuhi syarat untuk insentif tambahan yang tidak ditentukan.

Pada Juni 2016, MNC Land juga menandatangani letter of initial initial intent dengan (LOI) dengan MCC. Pada saat yang sama, MNC menerima "surat minat" dari Sinosure, sebuah BUMN Cina yang mengkhususkan diri dalam mendukung proyek investasi luar negeri.

Akan tetapi manajemen MNC Land sendiri belum merespon ketika dimintai tanggapannya.

Tag : pengembang rumah
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top