Relawan Duta Besar dan Habitat for Humanity Indonesia Perkuat Komitmen Bangun Rumah Layak

Relawan Kedutaan Besar AS di Indonesia bersama relawan sejumlah duta besar negara sahabat dan tim Habitat for Humanity Indonesia melakukan aksi gotong royong bersama warga di desa Cijayanti Kecamatan Babakan Madang Sentul, Kabupaten Bogor dalam kegiatan kemanusiaan bertajuk "Ambassador Dig", yang berlangsung pada Sabtu (12/5/2018).
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh | 17 Mei 2018 14:14 WIB
Perumahan sederhana di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. - Antara/Raisan Al/Farisi

Bisnis.com, JAKARTA -- Relawan Kedutaan Besar AS di Indonesia bersama relawan sejumlah duta besar negara sahabat dan tim Habitat for Humanity Indonesia melakukan aksi gotong royong bersama warga di desa Cijayanti Kecamatan Babakan Madang Sentul, Kabupaten Bogor dalam kegiatan kemanusiaan bertajuk "Ambassador Dig", yang berlangsung pada Sabtu (12/5/2018).

Kegiatan ini bertujuan untuk memperbarui dan memperkuat komitmen misi pembangunan rumah layak huni di Indonesia.

“Kami mendukung bahwa rumah layak adalah hak dan dasar bagi keluarga, yang akan memberikan kontribusi untuk membangun masyarakat yang berkelanjutan dan ekonomi yang kuat. Memperkuat program perumahan dengan dukungan NGO seperti Habitat for Humanity Indonesia memberi Kedutaan AS sebuah jalan untuk memberikan kontribusi nyata bagi kehidupan masyarakat di Indonesia berpenghasilan rendah," ungkap Duta Besar AS untuk Indonesia Joseph R. Donovan Jr. dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Kamis (17/5).

Uni Eropa (UE), Republik Ceko, Denmark, Hungaria, Irlandia, Polandia, Rumania, Jepang, dan Singapura bekerja bersama pemilik rumah, relawan, dan staf Habitat for Humanity Indonesia untuk membangun 11 rumah dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan pembangunan yang berlangsung satu hari itu berkontribusi pada Program Pengembangan Desa di wilayah Babakan Madang, Sentul, yang diwujudkan melalui revitalisasi masyarakat terpadu dan membangun lebih dari 600 rumah baru, toilet umum, 2 perpustakaan, dan pusat komunitas; perbaikan rumah dan toilet rumah tangga perorangan, serta memasang saluran pipa air bersih bagi lebih dari 300 keluarga.

Secara keseluruhan, Habitat for Humanity Imdonesia bertujuan untuk mendukung pembangunan rumah bagi setidaknya 100.000 keluarga Indonesia yang membutuhkan perumahan layak huni pada 2020.

“Kami berterima kasih mendapatkan dukungan dari para duta besar, diplomat dan para pemimpin dari sektor publik dan korporasi, dalam membangun perumahan layak huni dan fasilitas air bersih di Tanah Air, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ungkap Direktur Nasional Habitat for Humanity Indonesia David Andre Ardhani.

“Ambassador Dig” bukan yang pertama kali digelar oleh Habitat for Humanity Indonesia, karena sudah berjalan sejak 2014.

Tahun ini, "Ambassador Dig" bertema “Nations Build Indonesia” sebagai ungkapan solidaritas bangsa-bangsa sahabat akan kebutuhan mendesak dalam pembangunan bidang perumahan yang terjangkau di Indonesia.

Saat ini, hampir 70% rumah keluarga berpenghasilan rendah di Indonesia dibangun oleh mereka sendiri. Namun, mereka membangunnya dengan menggunakan bahan-bahan bangunan berkualitas rendah.

Membangun ketahanan masyarakat melalui solusi perumahan yang berkelanjutan sangat penting di Indonesia yang rawan bencana. Pasalnya, ancaman bencana dan perubahan iklim akan menambah beban bagi keluarga miskin termasuk akses ke perumahan yang layak.

Adapun Habitat for Humanity Indonesia fokus dalam meningkatkan ketahanan masyarakat melalui solusi perumahan yang proaktif dan berpusat pada masyarakat, serta membantu keluarga mencapai kekuatan, stabilitas dan kemandirian demi meningkatkan kehidupan.

Tag : rumah layak huni
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top