Tuan Rumah Asian Games, DKI Punya Peluang Tingkatkan Investasi

Sebagai tuan rumah Asian Games 2018, DKI Jakarta telah menjadi sorotan dunia, karena terdapat 11.478 atlet akan berkompetisi di laga juara yang berasal dari 45 Negara. Hal tersebut tidak luput dari perhatian DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta, untuk menjaring para investor menanamkan modalnya di Jakarta.
Anitana Widya Puspa | 22 Agustus 2018 17:23 WIB
Suasana pembukaan Asian Games 2018 di Gelora Bung karno Jakarta, Sabtu (18/8/2018) - Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh

Bisnis.com, JAKARTA— Sebagai tuan rumah Asian Games 2018, DKI Jakarta telah menjadi sorotan dunia, karena terdapat  11.478 atlet akan berkompetisi di laga juara yang berasal dari 45 Negara. Hal tersebut tidak luput dari perhatian DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta, untuk menjaring para investor menanamkan modalnya di Jakarta.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta, Edy Junaedi mengatakan salah satunya dengan Jakarta Investment Center (JIC). Menurutnya sebagai tuan rumah pesta olahraga terbesar di Asia, tentunya Jakarta akan  menjadi pusat perhatian bagi para investor yang akan menanamkan modalnya di Jakarta.

“Untuk itu  melalui Jakarta Investment Center (JIC) yang berada di Mal Pelayanan  Publik Provinsi DKI Jakarta, di kawasan Rasuna Said Jakarta Selatan akan memastikan berbagai  kemudahan dan penyederhanaan prosedur bagi kegiatan investasi dapat benar-benar tersampaikan  kepada para investor, sehingga dapat mendorong terjadinya peningkatan realisasi investasi,” katanya Rabu (22/8/2018).

Edy mengharapkan Jakarta Investment Center (JIC) dapat memfasilitasi permasalahan-permasalahan yang dihadapi baik  oleh para calon investor maupun investor apabila mengalami hambatan atau masalah dalam  merealisasikan investasinya di Jakarta.

Adapun fungsi JIC di antaranya Kemitraan Strategis, dengan  membangun kerja sama dan komunikasi yang efektif kepada para stakeholders; Advisory Rules, yaitu  berperan aktif dalam memberikan masukan (solusi kebijakan) kepada penentu kebijakan, di daerah  dan di pusat, untuk mengatasi kendala utama dalam meningkatkan investasi di daerah.

Fungsi lainnya adalah menjadi  pusat informasi terpadu bagi para investor dan melakukan riset pengembangan potensi  investasi/komoditas unggulan daerah, juga sebagai promosi Investasi, berperan aktif dalam melakukan  diseminasi potensi investasi kepada para investor dalam dan luar negeri

“Serta turut berpartisipasi  aktif dalam mendorong pengembangan kapasitas stakeholders di daerah terkait kebijakan dan isu  mengenai kebijakan investasi dan pembiayaan investasi.”

Sebagai gambaran, selama  periode Januari 2018 hingga Juni 2018 dari total realisasi investasi DKI Jakarta sebesar Rp58,7 triliun, realisasi investasi (PMA & PMDN) berdasarkan sektor usaha (5 besar) adalah : Transportasi,  Gudang dan Telekomunikasi (Rp24,8 triliun, 42,2%); Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran (Rp19,2 triliun, 32,7%); Listrik, Gas dan Air (Rp3,5 triliun, 6,0%); Perdagangan dan Reparasi (Rp3,4 triliun, 5,8%); Jasa lainnya (Rp2,4 triliun, 4,1%).

Tag : asian games 2018
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top