Pencari Properti Makin Realistis

Pencari properti, khususnya hunian, saat ini sudah semakin realistis. Mereka sadar bahwa harga hunian di dekat pusat kota sudah semakin sulit dijangkau.
Anitana Widya Puspa | 26 Agustus 2018 15:36 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Pencari properti, khususnya hunian, saat ini sudah semakin realistis. Mereka sadar bahwa harga hunian di dekat pusat kota sudah semakin sulit dijangkau.

Head of Marketing Rumah.com, Ike Hamdan mengatakan sementara itu, rumah tapak masih menjadi jenis properti hunian paling favorit. Rumah-rumah dengan harga terjangkau kini hanya terdapat di pinggiran kota, bahkan di kota-kota penyangga,l.

"Nah, agar bisa memiliki rumah sesuai kemampuan namun aktivitas sehari-hari tak terganggu, para pencari hunian ini akhirnya menjadikan jarak dari rumah ke sarana transportasi umum sebagai pertimbangan utama," jelasnya, Minggu (26/8/2018).

Adapun, kondisi itu tercermin dari 1.000 responden yang berpartisipasi dalam survei hasil kerja sama Rumah.com dan Intuit tersebut, sebanyak 61% menegaskan bahwa jarak rumah ke sarana transportasi umum 'Sangat Penting' dalam pertimbangan mencari hunian, sementara 26% menegaskan 'Penting'.

Ike menjelaskan bahwa First Time Buyer Paling Butuh Rumah Dekat Halte atau Stasiun.Sementara itu, batas toleransi jarak dari hunian ke sarana transportasi umum adalah di bawah 1km. Pada jarak ini, sebanyak 51% menganggapnya dekat/sedang.

Apabila dilihat dari klasifikasi respondennya, mereka yang berniat membeli rumah pertama lebih menegaskan pentingnya jarak rumah dengan sarana transportasi umum, yakni sebanyak 64% menyatakan 'Sangat Penting'. Sementara itu, responden upgrader, atau mereka yang ingin meningkatkan taraf kualitas rumahnya baik dari segi lokasi, luas rumah, harga, dan lain-lain, sebanyak 57% menyatakan 'Sangat Penting'. Sementara itu, responden yang berniat membeli rumah untuk investasi hanya 54% yang menyatakan 'Sangat Penting'.

Masih berbicara soal kedekatan, saat ditanya seputar lokasi, sebanyak 69% responden menyertakan kedekatan dengan kantor sebagai salah satu pertimbangannya. Pertimbangan lain adalah jarak dengan sekolah anak-anak, yakni sebesar 47%.

Menurut Ike, mencari properti yang tepat sesuai kebutuhan dan kemampuan bukan perkara mudah. Perlu pertimbangan yang cermat agar tidak salah langkah.

Bagi para investor, lanjut Ike, pertimbangannya biasanya adalah pasar penyewa di sekitar lokasi. Misalnya, mereka mengincar properti di dekat perkantoran untuk disewakan kepada pekerja di sekitarnya, atau di dekat kampus untuk disewakan kepada mahasiswa yang kuliah di sana.

"Jadi, sarana transportasi umum tidak terlalu menjadi pertimbangan," imbuhnya.

Tag : perumahan
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top