Segini Harga Hunian Tapak Klaster Persea dan Durio di Batam

Geliat bisnis di Batam ikut mendongkrak permintaan akan hunian tapak terus meningkat. Tak terkecuali hunian seharga Rp1 miliar ke atas.
Zufrizal | 26 Agustus 2018 23:47 WIB
Orchard Park Batam. - APLN

Bisnis.com, JAKARTA — Geliat bisnis di Batam ikut mendongkrak permintaan akan hunian tapak terus meningkat. Tak terkecuali hunian seharga Rp1 miliar ke atas.

Oleh karena itu, PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN) menawarkan hunian tapak klaster Persea dan Durio pada proyek miliknya di Orchard Park Batam.

Assistant General Manager Orchard Park Batam Tedi Guswana mengatakan bahwa keputusan perseroan menambah klaster dalam jajaran hunian tapak di Orchard Park Batam dikarenakan tingginya minat pembeli.

“Melihat antusiasme masyarakat, kami kembali menghadirkan dua klaster yakni klaster Persea, klaster paling eksklusif, dan klaster Durio siap huni yang diperuntukkan bagi para keluarga muda serta investor dengan harga terjangkau,” ujarnya melalui siaran pers, Minggu (26/8/2018).

Tedi tidak memerinci harga unit yang ditawarkan oleh perusahaan. Namun, portal jual beli properti www.lamudi.co.id menyebutkan bahwa klaster Persea terdiri atas 100 unit hunian dengan hanya satu tipe, yakni Falco dengan ukuran rata-rata 10 m x 20 m dan lokasi di hook berukuran 14 m x 20 m.

Tipe Falco (ukuran 10 m x 20 m) dengan dua  lantai tersebut dilengkapi dengan 5 kamar tidur, 4 kamar mandi, garasi, taman dan 1 carport. Tipe ini memiliki luas bangunan 125 meter persegi dan luas tanah 200 meter persegi. Harganya dijual mulai dari Rp3,51 miliar per unit. Adapun, hunian yang berada di hook dijual seharga Rp4,50 miliar per unit.

Sementara itu, klaster Durio menawarkan lima tipe hunian, yaitu Carreta 5 m x 18 m (harga mulai dari Rp1,48 miliar); Criton 7 m x 17 m (Rp1,89 miliar); Clarias 8 m x 16 m (Rp2,10 miliar); Careta Hook 9 m x 18 m (Rp2,17 miliar); dan Clarias Suite 8 m x 18 m (Rp2,24 miliar).

Secara keseluruhan, kawasan superblok Orchard Park Batam menawarkan 1.200 hunian tapak, 121 unit shop house Orchard Walk, 400 unit apartemen Orchard View, Park Avenue (gaya hidup & pusat hiburan), SOHO (kawasan premium perkantoran), dan Orchard Club House.

Tedi menjelaskan bahwa pada tahap pertama, perusahaan sukses menjual habis klaster Citrus, Carica, dan Vitis. Bahkan, ketika berkunjung ke Bisnis Indonesia belum lama ini, Tedi menyatakan bahwa tingkat keterisian di Orchard Park Batam mencapai 62%.

AVP Marketing APLN Agung Wirajaya menjelaskan bahwa kawasan superblok seluas 42 hektare tersebut dibangun di Batam Center dengan menghadirkan ruang terbuka hijau seluas 40%.

Kawasan hijau ini didesain oleh konsultan arsitekstur lanskap dari Singapura, Palmscape.

“Khusus untuk lanskap, kami bekerja sama dengan konsultan internasional Palmscape dari Singapura. Karya mereka telah dipakai properti ternama di seluruh dunia,” kata Agung.

Tag : batam, agung podomoro, apln
Editor : Zufrizal

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top