Modern Industrial Estat Bidik Investor Korea Selatan

PT Modern Industrial Estat membuka kantor perwakilan di Korea Selatan dengan menggandeng Modern Bando Co. Ltd., perusahaan asal Korea Selatan yang bergerak di bidang manufaktur dan properti dalam hal pemasaran dan konsultasi bagi calon investor dari negara itu.
M. Rochmad Purboyo | 27 Agustus 2018 16:18 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--PT Modern Industrial Estat membuka kantor perwakilan di Korea Selatan dengan menggandeng Modern Bando Co. Ltd., perusahaan asal Korea Selatan yang bergerak di bidang manufaktur dan properti dalam hal pemasaran dan konsultasi bagi calon investor dari negara itu.

ModernCikande Industrial Estate dan Modern Bando Co. Ltd. juga menjajaki peluang kerja sama kawasan logistik dengan Woosung Logistic dan Pusan Newport Co. Ltd.yang nantinya akan melengkapi fasiltas dan infrastruktur yang ada di dalam kawasan ModernCikande Industrial Estate.

Penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara PT Modern Industrial Estat yang diwakili oleh Pascall Wilson selaku Direktur Utama dan Sung Gul Son selaku Chief Executive Officer (CEO) Modern Bando Co Ltd. bertempat di kantor pusat Modern Bando Co Ltd. di Busan, Korea Selatan, Jumat (24/8).

Direktur Utama PT Modern Industrial Estat, Pascall Wilson mengatakan, meski kondisi ekonomi global belum sepenuhnya membaik, nilai investasi Korea Selatan ke Indonesia tahun ini diperkirakan masih cukup besar.

Investasi Korea Selatan tahun ini diproyeksikan tetap menempati urutan ketiga terbesar di Indonesia. Besarnya realisasi investasi Korea Selatan di Indonesia tahun ini diharapkan terus berlanjut dan bertumbuh seiring dengan penanaman investasi di sektor-sektor industri bernilai tambah.

Selain itu, investasi yang sudah ditanamkan saat ini diharapkan terus diperluas guna membantu Indonesia meningkatkan devisa hasil ekspor. Peluang inilah yang coba ditangkap oleh PT Modern Industrial Estat.

“PT Modern Industrial Estat selaku pengembang berkomitmen untuk menyediakan lahan termasuk penyediaan berbagai sarana dan fasilitasberkualitas untuk mendukung berbagai aktifitas bisnis para tenant yang beroperasi di ModernCikande Industrial Estate," papar Pascall Wilson dalam rilisnya Senin (27/8/2018).

Sebagai salah satu kawasan industri di barat Jakarta, katanya, kawasan industri ModernCikande terus berkembang sebagai kawasan investasi dari berbagai macam perusahaan, baik nasional maupun internasional.

Kawasan industri ModernCikande juga terbilang sangat strategis karena dapat diakses melalui tol Jakarta-Merak kemudian keluar melalui pintu tol Cikande maupun Ciujung serta hanya selangkah menuju 3 pelabuhan besar, Ciwandan, Cigading, dan Merak Mas.

Dari total lahan 3.175 hektare, luas lahan yang telah dikembangkan saat ini mencapai 40% dengan sisa landbank sekitar 1500-an hektar. Saat ini ModernCikande dihuni lebih dari 200 perusahaan baik lokal maupun multinasional dari berbagai ragam jenis usaha.

“Perusahaan yang mendominasi adalah perusahaan chemical, diikuti oleh perusahaan yang begerak di bidang steel, metal product & smelter serta perusahaan di bidang home & building materials.”

Selain menjual kavling lahan industri siap bangun, ModernCikande Industrial Estat juga dilengkapi dengan infrastruktur berkualitas dan fasilitas-fasilitas pendukung serta pengaturan kawasan. Misalnya, di dalam kawasan industri telah berdiri komplek pertokoan, klinik, kantor pos, kantor perbankan, kantin dan teranyar fasilitas penginapan. Melalui anak usahanya PT Modern Asia Hotel, PT Modernland Realty Tbk, secara resmi membangun hotel baru untuk membidik tamu dari di dalam kawasan industri ModernCikande.

Untuk tahun 2018, ModernCikande Industrial Estate kembali berinovasi dengan mulai mengembangkan Modern Halal Valley, sebuah kawasan industri halal pertama dan terbesar di Indonesia seluas 500 hektare.

Tag : modernland, kawasan industri
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top