Bandara City Mulai Serah Terima Kunci

Pengembang kawasan terpadu, Provident Development, mulai menyerah-terimakan unit Tower Sapphire Bandara City Apartement, Jalan Perancis, Kosambi, Tangerang. Proses distribusi unit kepada konsumen selanjutnya akan dilakukan secara bertahap hingga akhir tahun.
M. Rochmad Purboyo | 29 Agustus 2018 21:49 WIB

Bisnis.com, JAKARTA- Pengembang kawasan terpadu, Provident Development, mulai menyerah-terimakan unit Tower Sapphire Bandara City Apartement, Jalan Perancis, Kosambi, Tangerang. Proses distribusi unit kepada konsumen selanjutnya akan dilakukan secara bertahap hingga akhir tahun. Penyerahan unit ditandai dengan pemberian kunci secara simbolis kepada sejumlah konsumen, belum lama ini.

Direktur Provident Development, Ronnie Mustafa menjelaskan serah terima unit ini merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab perusahaan kepada konsumen. Selain itu, dengan kegiatan ini, keberadaan Bandara City  menjadi stimulus yang dapat  menggerakkan perekonomian kawasan.

"Komitmen merupakan kata kunci bagi Provident Development  sebagai pengembang superblok Bandara City, untuk memenuhi janjinya dalam memberikan layanan terbaik guna memperoleh dan menjaga kepercayaan dari konsumen," ucap Ronie, dalam rilisnya, Rabu (29/8/2018).

Bandara City  dibangun di atas lahan seluas 6,7 hektare, yang terdiri dari 4 menara hunian masing-masing setinggi 8 lantai, serta sebuah shopping arcade seluas 21.000 meter persegi. Dengan spesifikasi tersebut, Bandara City menjadi kawasan hunian terpadu paling lengkap dan luas di dekat Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Dari 4 tower hunian yang akan dibangun, 2 tower telah selesai, yaitu Tower Emerald dan Tower Sapphire dengan jumlah unit mencapai lebih dari 450-an Unit.

Senior Marketing Manager Bandara City Apartment Hadi Wanto menjelaskan serah terima kunci tahap pertama untuk Tower Sapphire yakni sebanyak 150 unit.

"Tower Sapphire memiliki 2 tipe unit yaitu Tipe Studio (33m2)  dan Tipe 1BR (43m2). Dari total seluruh unit tersebut Bandara City Apartment, hingga kini sudah terjual sebanyak 70%," ungkapnya.

Hadi menambahkan,  apartemen ini memiliki nilai investasi menjanjikan, karena lokasinya diapit mega proyek kelas dunia & Bandara Soetta yang terus berekspansi, terlihat dari pembangunan terminal 4 dan pelebaran Jalan sekitar apartemen.

Penghuni Bandara City, katanya, lebih dari 50%nya dihuni oleh pekerja Bandara mulai dari pilot, pramugari dan masih banyak lagi. menjadikan nilai lebih apartemen, baik sebagai tempat tinggal maupun investasi terus meningkat kedepannya.

Saat ini, katanya, harga untuk Tower Sapphire berkisar Rp 350 juta-an. "Kenaikan harga akan terjadi pada 1 September 2018. Ini yang jadi keuntungan konsumen, jika membeli apartemen Bandara City sekarang juga dan potensi sewa 50jt/tahun di Emerald Tower  diyakini akan terjadi di Tower Sapphire " lanjut Hadi.

Tag : proyek apartemen
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top