Depresiasi Rupiah: Pengembang Mungkin Tak Menaikkan Harga Jual

Indonesia Property Watch (IPW) menilai, pengembang akan lebih memilih menurunkan spesifikasi bangunan ketimbang menaikkan harga jual hunian dalam kondisi pelemahan ekonomi saat ini.
Anitana Widya Puspa | 04 Oktober 2018 00:47 WIB
Ilustrasi/perumahan

Bisnis.com, JAKARTA--Indonesia Property Watch (IPW) menilai, pengembang akan lebih memilih menurunkan spesifikasi bangunan ketimbang menaikkan harga jual hunian dalam kondisi pelemahan ekonomi saat ini.

CEO Indonesia IPW Ali Tranghanda mengatakan depresiasi rupiah jika berlanjut hingga 6 bulan ke depan akan lebih berbahaya bagi industri properti. Bagi pengembang hunian vertikal di kelas menengah atas kenaikan harga jual bisa signifikan hingga 15% dibandingkan segmen menengah yang mungkin hanya di kisaran 5%.

Namun nampaknya kata dia, pengembang juga akan berpikir kembali untuk menaikkan harga jual di tengah kondisi penjualan yang lemah.

"Saya lihat sudah mulai restruktur spesifikasi. Mau nggak mau pilhannya menurunkan spesifikasi, harga bahan naik, tapi kalau harga jual naik nggak laku,"katanya kepada Bisnis Rabu (3/10/2018).

Tag : perumahan
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top