Strategi Angel Residence Mengganti Gaya Desain Rumah

Angel Residence, proyek hunian rumah tapak PT Bangungraha Mitra Kharisma Utama (BMKU) yang merupakan anak usaha PT Baja Marga Karisma Utama melakukan perubahan konsep desain residensial tersebut untuk menarik minat pasar.
Maria Elena | 11 Oktober 2018 18:28 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Angel Residence, proyek hunian rumah tapak PT Bangungraha Mitra Kharisma Utama (BMKU) yang merupakan anak usaha PT Baja Marga Karisma Utama melakukan perubahan konsep desain residensial tersebut untuk menarik minat pasar.

General Manager Angel Residence Ichsan Muhammad mengaku konsep klasik yang digunakan Angel Residence sebelumnya tidak menunjukkan hasil yang baik dari segi penjualan.

"Pasar belum bisa menyerap model rumah yang kami tawarkan karena selama ini pengembang banyak bermain di hunian tipe minimalis. Kami mengubah konsep yang tadinya pure bermain di klasik sekarang lebih modern," kata Ichman pada Kamis (11/10/2018)

Ichman mengaku Angel Residence sudah mulai dibangun sejak 2008, akan tetapi penjualan yang diraih masih sangat sedikit, hanya 50 unit rumah yang berhadil terjual hingga 2017.

Dia mengatakan akan merubah desain yaitu dengan memadukan konsep hunian modern dengan desain arsitektur klasik. Menurut dia, model rumah bergaya modern klasik bersifat sepanjang masa, tidak akan basi sampai bertahun-tahun, tidak seperti rumah minimalis yang ada masanya.

"Kami sesuaikan dengan tren yang ada di pasar, tetapi bagian depan rumah seperti pilar-pilar yang memiliki sentuhan klasik tidak akan kami ubah," lanjut Ichman.

Ichman mengatakan pihaknya cukup otimis karena konsep modern klasik cukup menarik minat pasar dan sudah ada pengembang lainnya yang kembali menawarkan model modern klasik, seperti di kawasan Jakarta Selatan.

Dia mengaku tidak khawatir terhadap kompetitor karena yang selama ini yang menjadi kendala adalah model rumah yang terlalu segmented.

"Saya sebutnya bukan kompetitor, tetapi partner karena kami bisa mengukur penjualan kami berapa dan mereka berapa. Kendalanya memang pasar cukup susah untuk produk yang terlalu segmented," tambah Ichman.

Dia memaparkan BMKU sudah menggelontorkan dana investasi sebesar Rp600 hingga Rp700 miliar di luar lahan. Dia juga mengatakan akan memulai penjualan pada akhir tahun 2018 dan akan menyelesaikan seluruh tahap pembangunan pada 2020.

Tag : rumah tapak
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top