LRT City Gateway Park Jadi Sasaran Borongan

Bisnis.com, JAKARTA - Di tengah kelesuan kondisi pasar sektor properti, apartemen berkonsep TOD LRT City Jati Cempaka - Gateway Park berpotensi mendapatkan transaksi penjualan borongan atau bulk sales.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 20 November 2018  |  15:00 WIB
LRT City Gateway. - LRT City Gateway
Bisnis.com, JAKARTA - Di tengah kelesuan kondisi pasar sektor properti, apartemen berkonsep TOD LRT City Jati Cempaka - Gateway Park berpotensi mendapatkan transaksi penjualan borongan atau bulk sales.
 
Manager Biro Pemasaran PT Adhi Commuter Properti Djoko Santoso mengaku terdapat beberapa konsumen dan perusahaan  yang telah menunjukkan ketertarikannya untuk membeli unit apartemen secara borongan.
 
"Sudah ada beberapa yang mengincar untuk bulk sales untuk dijadikan dormitory karyawannya yang bekerja di kawasan industri di timur, karena kan akan mudah naik LRT sampai tempat kerja, tapi masih pitching doakan saja," ujar Djoko saat acara Topping Off Tower I Gateway Park di Bekasi, Sabtu (18/11/2018).
 
Adapun menara yang berpotensi dibeli secara borongan adalah menara kedua, Bandoneon, yang akan terdiri atas 362 unit dengan tahap pertama peluncuran hanya akan dipasarkan sebanyak 135 unit yang akan serah terima pada Desember 2020.
 
Walaupun demikian, Djoko mengatakan penjualan secara bulk sales tidak akan berarti jika tidak terdapat konsumen yang membeli secara satuan baik sebagai konsumen end user maupun konsumen investor.
 
Ia kemudian mencontohkan salah satu apartemen di wilayah Bekasi Barat yang telah dibeli secara bulk sales oleh salah satu anak perusahaan BUMN, di lain sisi setelah transaksi justru menjadi tidak mendapatkan respon yang positif dari pasar.
 
"Jadi sebenarnya bulk sales bagus untuk kinerja perusahaan, tetapi bulk sales tidak akan berjalan dengan baik jika transaksi secara retail tidak berjalan, sehingga proyeknya tidak dihuni dan tidak hidup," papar dia.
 
Gateway Park merupakan proyek kerja sama operasional antara PT Adhi Commuter Properti, anak perusahaan PT Adhi Karya (Persero) Tbk dengan Urban Jakarta Propertindo yang akan dikembangkan di lahan seluas 5,2 hektare dan terdiri atas 5 lot Apartemen, dengan total unit sebanyak 3.744 unit. Total gross development value dari keseluruhan proyek mencapai Rp3,3 triliun dengan masa pengembangan selama 10 tahun.
 
Gateway Park telah melaksanakan penutupan atap menara pertama, Accordia, yang telah terserap 90% dari total unit sebanyak 529 unit.
 
Adapun nilai penjualan pada menara pertama sebesar Rp245 miliar dengan harga pada awal peluncuran unit dibanderol Rp390 juta per unit. Konsumen Gateway Park mayoritas berdomisili Bekasi dan Jakarta Timur dengan sebanyak 75% merupakan konsumen end user.
 
Bersamaan dengan proses penutupan atap, Adhi Commuter Properti juga melakukan groundbreaking Mal Gateway Park 4 lantai dengan luas saleable area lebih kurang 18.000 m2 yang dikembangkan di lahan seluas 10.000 m2.
Tag : transit oriented development
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top